Kisah Pilu di Balik Gemerlap Panggung DJ Venie Vee: Sukses Berkarir Namun Tak Kenal Orang Tua Sejak Balita
Senin, 18 Mei 2026 15:04 WIB
Kabarmalam.com — Di balik dentuman musik yang memacu adrenalin dan gemerlap lampu panggung yang menyilaukan, terpancar sosok tegar bernama Venie Vee. Siapa sangka, disc jockey (DJ) yang kerap menghidupkan suasana malam ini menyimpan sebuah narasi hidup yang penuh haru. Di balik kesuksesannya memikat audiens, Venie memendam kerinduan mendalam terhadap sosok orang tua yang tak pernah ia lihat wajahnya sejak masih berusia balita.
Kenangan yang Terputus Sejak Usia 17 Bulan
Luka lama itu kembali terbuka saat Venie menceritakan kisah hidupnya. Ia mengaku telah kehilangan figur orang tua kandung sejak usianya baru menginjak 17 bulan. Sebuah masa di mana ingatan seorang anak manusia bahkan belum terbentuk dengan sempurna. Selama ini, ia tumbuh dalam asuhan kakek dan nenek yang, uniknya, sama sekali tidak memiliki hubungan darah dengan ayah maupun ibunya.
“Iya, jadi sejak usia 17 bulan aku ini tidak tahu dan tidak kenal sama ayah dan ibuku. Katanya, sejak bayi aku sudah diasuh sama kakek dan nenekku yang sekarang. Tapi mereka ini bukan dari keluarga ibu maupun ayahku,” tutur Venie Vee saat berbagi kisahnya dengan nada yang tenang namun sarat makna.
Pergulatan Batin dan Pertanyaan yang Tak Terjawab
Kini, di usianya yang menginjak 25 tahun, perasaan emosional seringkali menghampirinya. Ada lubang besar di hatinya yang seringkali memicu pertanyaan tentang eksistensi dirinya. Sebagai seorang Venie Vee yang dikenal publik, ia tak memungkiri sering merasa sedih ketika melihat orang lain sukses dengan didampingi orang tua lengkap.
“Aku sering mempertanyakan, kenapa aku? Aku sering merasa dibuang, bertanya-tanya kenapa aku dilahirkan kalau pada akhirnya mereka tidak mau mengurusku,” ungkapnya jujur. Namun, dari kepahitan itulah ia belajar tentang arti tanggung jawab. Ia bertekad jika kelak memiliki keturunan, anak-anaknya tidak boleh merasakan kekosongan kasih sayang seperti yang ia alami.
Sarjana Pendidikan yang Memilih Jalur Musik
Menariknya, Venie bukanlah sosok yang hanya mengandalkan paras atau hobi semata. Ia merupakan seorang Sarjana Pendidikan yang memilih untuk mandiri dan membangun karier di industri hiburan. Baginya, menjadi DJ adalah pembuktian bahwa trauma masa kecil tidak seharusnya menghancurkan masa depan seseorang.
Venie mengaku bangga pada dirinya sendiri karena mampu bertahan di tengah badai emosi yang seringkali datang tiba-tiba. “Trauma masa kecil membawa aku pada kesadaran bahwa ada beberapa hal yang pada akhirnya harus dijalani sendiri. Aku adalah bukti nyata dari itu semua,” tegasnya mengenai pentingnya ketangguhan mental dalam menghadapi cobaan hidup.
Harapan Sederhana untuk Masa Depan
Meski menyimpan luka, Venie Vee tidak menaruh dendam. Ia tidak menuntut pertemuan yang mengharukan atau permintaan maaf yang dramatis. Baginya, mengetahui bahwa kedua orang tuanya dalam keadaan baik di luar sana sudah lebih dari cukup.
“Aku tidak berharap apa-apa, hanya berharap semoga kehidupan ayah dan ibuku baik-baik saja,” pungkasnya menutup percakapan dengan penuh kebesaran hati. Kisah Venie Vee menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di balik setiap kesuksesan besar, seringkali ada perjuangan sunyi yang tak pernah terlihat oleh mata dunia.