Ikuti Kami
kabarmalam.com

17 Tahun Eksistensi The Virgin: Dobrak Batas Lewat Genre Rockdut Hingga Debut Film Thriller Berhijab

Darman | kabarmalam.com
Kamis, 14 Mei 2026 22:34 WIB
17 Tahun Eksistensi The Virgin: Dobrak Batas Lewat Genre Rockdut Hingga Debut Film Thriller Berhijab

Kabarmalam.com — Memasuki usia ke-17 tahun, duo ikonik The Virgin membuktikan bahwa kedewasaan dalam berkarya bukan berarti kehilangan taji. Alih-alih meredup, duo yang digawangi oleh Mita dan Dara ini justru tengah berada dalam fase paling produktif dengan sederet kejutan yang siap menghentak industri hiburan tanah air.

Sempat diterpa isu miring mengenai keretakan hubungan hingga rumor bubar yang berembus sejak 2016, Dara dan Mita dengan tegas menepis kabar tersebut. Bagi mereka, bertahan selama hampir dua dekade dengan formasi yang solid adalah pencapaian langka di panggung musik Indonesia. Kini, mereka hadir kembali untuk mempertegas eksistensi dengan warna musik yang jauh lebih berani.

Lahirnya Genre ‘Rockdut’: Eksperimen Tanpa Batas

Jika selama ini publik mengenal The Virgin dengan sentuhan pop-rock yang kental, kali ini mereka melakukan lompatan kreatif yang tak terduga. Mereka memperkenalkan genre baru yang mereka sebut sebagai Rockdut—perpaduan energi rock dengan cengkok dangdut yang catchy.

Baca Juga  Kisah di Balik Transformasi Angela Tee: Pertaruhkan Tulang Iga Lewat Operasi Plastik Demi Pertahankan Rumah Tangga

“Awalnya ini cuma candaan internal, tapi setelah diskusi panjang dengan pihak label, kami sepakat untuk mengemasnya dengan gaya khas The Virgin. Kami mencampurkan elemen pop-rock dengan aransemen tim dangdut. Hasilnya sangat segar, apalagi liriknya dibuat lebih nyeleneh dan tidak melulu bicara soal cinta,” ungkap Dara saat ditemui tim di kawasan Studio TransTV, Jakarta Selatan.

Mita pun mengakui adanya pergeseran perspektif terhadap musik dangdut. Sempat memandang sebelah mata, ia justru jatuh cinta setelah melihat antusiasme luar biasa dari penonton saat mereka tampil secara off-air. “Lucunya, dulu kami sempat merasa nggak cocok dengan dangdut. Tapi ternyata dunianya asyik dan sangat dekat dengan masyarakat. Meskipun ada yang malu-malu mengaku suka, tapi jempol tetap goyang saat musik dimainkan,” tambah Mita sembari tertawa.

Baca Juga  Strategi "Ulur Waktu" Richard Lee? Doktif Sentil Manuver Pergantian Pengacara di Kasus Pencemaran Nama Baik

Melebarkan Sayap ke Layar Lebar Lewat ‘Tanah Sengketa’

Tidak hanya merombak identitas musik melalui genre Rockdut, The Virgin juga mulai menancapkan kuku di dunia seni peran. Keduanya didapuk menjadi pemeran utama dalam sebuah film layar lebar bergenre thriller-suspense bertajuk Tanah Sengketa yang dijadwalkan menyapa penonton pada Juni mendatang.

Menariknya, film ini memberikan tantangan yang belum pernah mereka jalani sebelumnya. Untuk pertama kalinya, Dara dan Mita akan tampil mengenakan hijab di depan kamera. Langkah ini dianggap sebagai bagian dari pendalaman karakter yang serius dan keluar dari zona nyaman mereka.

“Ini benar-benar tantangan baru buat aku dan Dara. Selain harus berakting dengan hijab, film ini juga membawa pesan edukasi penting bagi masyarakat mengenai isu pertanahan,” jelas Mita memberikan bocoran mengenai keterlibatannya dalam dunia akting.

Baca Juga  Niat Tulus Ayu Ting Ting Menuju Tanah Suci: Bukan Sekadar Materi, Tapi Kesiapan Hati

Konsistensi dan Identitas yang Tak Tergantikan

Meski kini tengah disibukkan dengan proyek film dan eksplorasi genre baru, The Virgin menjamin bahwa jati diri mereka tidak akan luntur. Konsistensi menjadi kunci utama bagi mereka untuk tetap relevan di hati para penggemar setia. Mereka berkomitmen untuk terus melahirkan karya setiap tahun agar nama The Virgin tetap melekat kuat di benak publik.

“Insyaallah setiap tahun pasti akan ada karya baru. Kami ingin orang-orang tetap mengingat The Virgin sebagai duo yang produktif, meski lagu ‘Cinta Terlarang’ memang sudah menjadi identitas yang sangat melekat pada kami,” tutup Dara dengan optimis.

Perjalanan 17 tahun ini menjadi bukti bahwa The Virgin bukan sekadar tren sesaat, melainkan duo yang terus bertransformasi dan beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan karakter aslinya.

Tentang Penulis
Darman
Darman