Ikuti Kami
kabarmalam.com

Ammar Zoni di Nusakambangan: Hidup dalam Sunyi, Melepas Rindu Hanya Lewat Layar Digital

Darman | kabarmalam.com
Senin, 11 Mei 2026 12:35 WIB
Ammar Zoni di Nusakambangan: Hidup dalam Sunyi, Melepas Rindu Hanya Lewat Layar Digital

Kabarmalam.com — Dinding dingin Lapas Nusakambangan kini menjadi saksi bisu perjalanan hidup baru bagi aktor Ammar Zoni. Setelah resmi dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan dengan kategori Super Maximum Security tersebut, sang aktor kini harus terbiasa dengan kesunyian yang mencekam. Tidak ada lagi lampu sorot kamera atau kerumunan penggemar, yang ada hanyalah aturan ketat dalam sistem pengamanan tingkat tinggi.

Satu Orang Satu Sel: Isolasi Tanpa Kontak Fisik

Pihak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) telah mengonfirmasi bahwa mantan suami Irish Bella ini menempati sistem one man one cell. Kebijakan ini bukan tanpa alasan; standar keamanan di Lapas Nusakambangan memang dirancang untuk meminimalisir interaksi antarwarga binaan demi menjaga stabilitas keamanan. Konsekuensinya, Ammar tidak lagi memiliki keleluasaan untuk bertemu secara fisik dengan orang-orang tercintanya.

Baca Juga  Luruskan Isu Miring, Ayu Aulia Ungkap Perjuangan Melawan Penyakit Serius Usai Operasi Angkat Rahim

Interaksi tatap muka yang biasanya bisa dilakukan di rutan sebelumnya, kini sepenuhnya ditiadakan. Sebagai gantinya, negara memberikan akses melalui sarana digital agar komunikasi tetap terjaga. Namun, jangan bayangkan ia bisa memegang gawai setiap saat.

Jadwal Ketat: Hanya Sekali Sebulan

Bagi keluarga yang ingin melepas rindu, prosedur yang harus dilalui sangatlah panjang dan terukur. Kabag Humas dan Protokol Ditjenpas, Rika Aprianti, menjelaskan bahwa hak komunikasi tetap diberikan namun dalam bentuk virtual. Kunjungan digital ini pun dibatasi hanya untuk keluarga inti, meliputi istri, anak kandung, orang tua, serta saudara kandung.

“Ketentuannya sekitar sebulan sekali. Namun, ini akan diatur kembali oleh pihak Lapas karena harus bergantian dengan warga binaan lainnya,” ujar Rika. Fasilitas seperti video call atau Zoom disediakan di bawah pengawasan ketat petugas penjara, memastikan tidak ada penyalahgunaan wewenang komunikasi di dalam lingkungan narkotika tersebut.

Baca Juga  Kisah Haru Vicky Shu Lawan Body Shaming: Sempat Menepi dari TV demi Kesehatan Mental

Proses Adaptasi dan Pembinaan Mental

Saat ini, Ammar Zoni diketahui masih menjalani masa orientasi atau Mapenaling (Masa Pengenalan Lingkungan) di Lapas Karanganyar. Di sana, ia tidak hanya mendapatkan bimbingan rohani untuk menguatkan mentalnya, tetapi juga didampingi oleh psikolog dan konselor lapas. Langkah ini diambil untuk membantu sang aktor beradaptasi dengan lingkungan barunya yang sangat restriktif.

Meski akses komunikasi sangat terbatas, Ditjenpas menekankan bahwa interaksi virtual ini adalah bagian penting dari proses pembinaan. Menjaga hubungan dengan keluarga dianggap mampu memberikan dorongan psikologis positif bagi narapidana dalam memperbaiki diri.

Konsekuensi Hukum yang Berat

Kepindahan Ammar ke Nusakambangan merupakan buntut dari vonis 7 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar yang dijatuhkan kepadanya. Artis Indonesia ini dinyatakan bersalah secara sah dan meyakinkan karena terlibat sebagai perantara dalam jual beli narkotika golongan I di lingkungan Rutan Salemba.

Baca Juga  Jeritan Hati Ammar Zoni dari Balik Sel Nusakambangan: "Gue Enggak Sanggup"

Kini, di tengah sunyinya pulau penjara, Ammar Zoni harus menjalani hari-harinya dengan penuh perenungan. Jarak yang membentang antara dirinya dan dunia luar hanya bisa dijembatani oleh layar digital, itu pun dengan waktu yang sangat terbatas.

Tentang Penulis
Darman
Darman