Bantah Tudingan Curi Baju, Herawati Eks ART Erin Berikan Pembelaan Menohok: Itu Fitnah!
Minggu, 10 Mei 2026 06:33 WIB
Kabarmalam.com — Pusaran konflik antara mantan Asisten Rumah Tangga (ART), Herawati, dengan mantan istri Andre Taulany, Erin, nampaknya belum menemui titik terang. Setelah sempat diwarnai aksi saling lapor ke pihak berwajib atas dugaan kekerasan hingga persoalan data pribadi, kini Hera—sapaan akrab Herawati—akhirnya angkat bicara untuk meluruskan berbagai tudingan miring yang dialamatkan kepadanya.
Salah satu poin yang paling menyita perhatian adalah tuduhan bahwa Hera kerap menggunakan pakaian milik anak-anak Erin tanpa izin. Merasa harga dirinya diinjak-injak, Hera dengan tegas menepis kabar tersebut sebagai isapan jempol belaka.
Klarifikasi Soal Kepemilikan Baju
“Kalau masalah baju, jujur saya paling tidak terima. Ini jelas fitnah yang menyakitkan. Itu murni baju saya sendiri. Saya berani bersumpah dan punya bukti kuat untuk itu,” ujar Hera dengan nada tegas saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (9/5/2026).
Hera menambahkan bahwa dirinya menyimpan dokumentasi digital yang menunjukkan ia mengenakan pakaian tersebut jauh sebelum polemik ini muncul. Ia menekankan bahwa pakaian yang dipermasalahkan bukanlah milik Lova, putri dari Erin. Perseteruan dalam ranah konflik selebriti ini memang kian memanas setelah kedua belah pihak saling klaim kebenaran.
Momen Foto Bersama Kenzy dan Dio
Tak berhenti di situ, Hera juga mengklarifikasi tuduhan mengenai pengambilan gambar dan video di area pribadi rumah Erin serta interaksinya dengan anak-anak sang majikan, yakni Kenzy dan Dio. Menurut Hera, semua momen yang terekam dilakukan atas dasar suka sama suka dan melalui izin langsung.
“Saya sempat minta izin langsung untuk foto bareng Mas Kenzy dan Mas Dio. Lihat saja ekspresi mereka di foto, tidak ada raut marah atau keberatan. Sebagai orang dari kampung, saya merasa bangga dan senang bisa bekerja di rumah keluarga Andre Taulany. Namanya juga fans, tentu ingin mengabadikan momen,” tuturnya bercerita tentang antusiasmenya saat itu.
Ia juga menceritakan momen saat merekam Dio yang sedang memasak di dapur. Menurutnya, interaksi tersebut berlangsung cair dan penuh candaan, bahkan ia sempat memuji keahlian memasak putra Erin tersebut. Hera berpendapat, jika memang ada keberatan, seharusnya hal itu disampaikan langsung saat proses perekaman berlangsung.
Tanggapan Hukum Mengenai Data Pribadi
Menanggapi laporan pihak Erin mengenai dugaan penyebaran data pribadi, Ernest Hasibuan selaku kuasa hukum Hera memberikan pembelaan dari sudut pandang yuridis. Ia menilai bahwa tuduhan yang dilayangkan oleh pihak lawan tidak masuk dalam kategori pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
“Kita harus jeli melihat aturan. Jenis data pribadi itu jelas kaitannya dengan identitas sensitif seperti KTP, KK, NPWP, hingga rekam medis. Foto pagar rumah atau suasana rumah bukanlah data pribadi yang dimaksud dalam undang-undang,” jelas Ernest.
Pihak Hera kini balik mempertanyakan landasan laporan yang diajukan oleh kubu Erin. Ernest menegaskan bahwa setiap langkah dalam kasus hukum harus didasarkan pada definisi hukum yang tepat agar tidak menjadi preseden buruk di masa depan.