Momen Haru Rekonsiliasi Denada dan Ressa: Psikolog Intan Erlita Ungkap Kunci Pulihkan Hubungan Ibu-Anak
Rabu, 15 Apr 2026 09:34 WIB
Kabarmalam.com — Tabir kesalahpahaman yang sempat menyelimuti hubungan penyanyi Denada dengan putra kandungnya, Ressa Rizky Rossano, perlahan mulai tersingkap. Pertemuan penuh emosional ini menandai babak baru rekonsiliasi antara ibu dan anak yang sempat merenggang akibat luka masa lalu yang belum tuntas dibicarakan.
Didampingi oleh psikolog kenamaan Intan Erlita, keduanya berusaha mengurai benang kusut dalam komunikasi mereka. Sebelumnya, Ressa sempat merasa terasing hingga muncul perasaan seolah dirinya ‘dibuang’ oleh sang ibu. Namun, dalam sebuah pengakuan jujur yang mengharukan, Denada menegaskan status Ressa sebagai anak kandungnya dan mengklarifikasi alasan di balik keputusan sulitnya di masa silam saat harus menitipkan sang putra kepada kerabat.
Pentingnya Kejujuran dalam Memperbaiki Hubungan
Menurut pandangan Intan Erlita, akar permasalahan yang sempat mengganjal adalah minimnya transparansi di antara kedua belah pihak. Saat ditemui di Studio Pagi-pagi Ambyar di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Intan menjelaskan bahwa kejujuran menjadi kunci utama dalam meruntuhkan dinding ego yang selama ini menghalangi kedekatan mereka.
“Mungkin selama ini memang belum ada keterbukaan yang maksimal. Namun, seiring dengan munculnya keberanian untuk saling jujur dan terbuka, satu per satu kekusutan itu mulai lurus kembali. Kita bisa lihat sendiri hasilnya, insyaallah ini berakhir bahagia,” ujar Intan saat memberikan keterangan terkait perkembangan hubungan Denada dan putranya pada Selasa (14/4/2026).
Ikatan Batin yang Tak Terputus
Intan menilai bahwa proses perdamaian ini terjadi secara organik. Baginya, tidak ada pemicu tunggal yang secara instan menyatukan mereka, melainkan kekuatan dari ikatan batin alami antara seorang ibu dan anak yang memang tidak akan pernah bisa benar-benar terputus oleh waktu maupun jarak.
“Pada akhirnya, hubungan ibu dan anak adalah sesuatu yang sakral dan alami. Tidak ada yang bisa benar-benar menghalangi ikatan tersebut. Ini adalah proses natural yang patut kita dukung sepenuhnya agar mereka bisa kembali harmonis,” tambahnya dengan nada optimis.
Pesan untuk Para Orang Tua dan Anak
Melalui kasus yang menimpa Ressa Rizky Rossano ini, publik diingatkan bahwa konflik dalam lingkup keluarga adalah hal yang sangat manusiawi. Namun, penyelesaian yang elegan selalu bermuara pada kerelaan kedua belah pihak untuk menanggalkan gengsi dan saling memaafkan.
“Setiap keluarga pasti memiliki dinamika dan masalah tersendiri. Itu wajar. Namun, selama ada ruang untuk saling memaafkan dan berbicara dari hati ke hati, insyaallah setiap masalah akan menemukan jalan keluarnya,” tutup sang psikolog tersebut.
Kini, Denada dikabarkan tengah mempersiapkan langkah besar selanjutnya untuk menyatukan kembali kepingan keluarganya, termasuk rencana matang untuk mempertemukan Ressa dengan adiknya, Aisha, di Singapura. Sebuah langkah nyata yang menunjukkan bahwa badai dalam keluarga tersebut perlahan telah berganti dengan pelangi harapan baru.