Sentuhan Hangat Intan Erlita: Di Balik Pulihnya Ikatan Batin Denada dan Ressa Rizky
Selasa, 14 Apr 2026 23:35 WIB
Kabarmalam.com — Badai dalam hubungan keluarga penyanyi kenamaan Denada dengan sang putra, Ressa Rizky Rossano, tampaknya kini telah benar-benar berlalu. Setelah sempat diterpa konflik pelik yang berujung ke ranah hukum, ikatan batin antara ibu dan anak ini kembali menghangat melalui proses rekonsiliasi yang menyentuh hati.
Di balik kembalinya keharmonisan tersebut, sosok psikolog Intan Erlita memainkan peran krusial sebagai jembatan emosional. Dalam keterangannya, Intan mengungkapkan bahwa proses pemulihan hubungan mereka menunjukkan tren yang sangat positif. Kehadiran pendampingan profesional terbukti mampu mencairkan gunung es yang sempat membekukan komunikasi di antara keduanya.
Rekonsiliasi Alami yang Menghapus Luka
Menurut Intan, kunci utama dari selesainya konflik keluarga ini bukanlah teknik psikologi yang rumit, melainkan kejujuran perasaan dari kedua belah pihak. Ia melihat adanya kerinduan yang mendalam yang akhirnya meruntuhkan ego masing-masing.
“Hubungannya kini semakin erat. Sebenarnya ini adalah konflik keluarga yang memang pada dasarnya harus mereka sendiri yang menyelesaikan,” ungkap Intan saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan baru-baru ini. Ia menegaskan bahwa peran psikolog hanyalah memfasilitasi, sementara keputusan untuk berdamai datang dari ketulusan hati Denada dan Ressa.
Melampaui Gugatan Hukum dengan Kedekatan Emosional
Sebagaimana diketahui publik, hubungan mereka sempat merenggang cukup drastis hingga muncul laporan hukum dari pihak sang putra. Namun, situasi tersebut kini telah menjadi lembaran masa lalu. Intan menjelaskan bahwa pendekatan yang dilakukan berjalan sangat natural tanpa paksaan metode tertentu.
“Mereka sudah berjalan beriringan lagi secara natural. Keduanya saling mengakui kesalahan dan yang paling penting, mereka saling merindukan. Saat ini, permasalahan tersebut sudah dianggap selesai sepenuhnya,” tambahnya dengan nada optimis.
Kisah ini menjadi pengingat betapa krusialnya aspek kesehatan mental dan keterbukaan komunikasi dalam menjaga keutuhan keluarga. Kini, Denada dan Ressa siap melangkah maju untuk membangun kembali kenangan indah yang sempat tertunda.