Ikuti Kami
kabarmalam.com

Hati-hati Terjebak FOMO Hyrox! Pakar Kesehatan Ingatkan Risiko Heat Stroke Hingga Masalah Jantung

Wahid | kabarmalam.com
Rabu, 01 Jul 2026 07:04 WIB
Hati-hati Terjebak FOMO Hyrox! Pakar Kesehatan Ingatkan Risiko Heat Stroke Hingga Masalah Jantung

Kabarmalam.com — Belakangan ini, lini masa media sosial kita seolah “terkepung” oleh hiruk-pikuk kompetisi olahraga global yang tengah naik daun, Hyrox. Mulai dari video aksi burpee broad jump yang melelahkan hingga potret bangga para peserta dengan finisher patch di garis finis, tren ini sukses memicu fenomena FOMO (Fear of Missing Out) di kalangan kaum urban.

Namun, di balik estetika konten yang memikat tersebut, tersimpan tantangan fisik yang luar biasa besar. Hyrox bukanlah sekadar ajang pamer ketahanan; ini adalah kombinasi brutal antara lari sejauh 8 kilometer dan delapan pos latihan fungsional yang menguras tenaga. Tanpa persiapan matang, niat untuk bugar justru bisa berujung di meja perawatan medis.

Ancaman Heat Stroke Meski di Ruangan Ber-AC

Penyelenggaraan Hyrox Race Jakarta di NICE PIK 2 baru-baru ini menjadi bukti nyata betapa beratnya kompetisi ini. Meski digelar di dalam ruangan yang terkondisi, banyak peserta yang dilaporkan tumbang. dr. Antonius Andi Kurniawan, SpKO, SubspALK(K), spesialis kedokteran olahraga yang bertugas sebagai tim medis di ajang tersebut, mengungkapkan temuan mengejutkan terkait kondisi para peserta.

Baca Juga  Bangkok Mendidih! Indeks Panas Tembus 51,9 Derajat Celsius, Warga Diperingatkan Bahaya 'Silent Killer'

Menurut dr. Andi, salah satu penyebab utama banyaknya peserta yang ambruk adalah heat stroke atau sengatan panas. Fenomena ini terdengar ironis mengingat acara dilakukan di dalam ruangan dingin. Namun, kombinasi antara intensitas latihan beban yang tinggi dan durasi lari yang panjang memicu produksi panas tubuh yang ekstrem.

“FOMO boleh saja, tapi peserta harus benar-benar siap secara fisik. Risiko heat stroke tetap ada karena suhu internal tubuh bisa meningkat drastis akibat beban kerja jantung dan otot yang berlebihan secara simultan,” ujar dr. Andi. Beliau juga menekankan pentingnya hidrasi yang presisi dan latihan rutin sebelum terjun ke dalam olahraga intensitas tinggi seperti ini.

Baca Juga  Tragedi Peserta SPPI: Mengapa Heat Stroke Bisa Menyebabkan Henti Jantung Mendadak?

Risiko Gagal Jantung Bagi Kaum ‘Mager’

Tak hanya ancaman suhu tubuh, risiko terhadap organ vital seperti jantung juga menjadi perhatian serius. dr. Andhika Raspati, SpKO, mengingatkan bahwa Hyrox menuntut keseimbangan sempurna antara ketahanan kardiovaskular dan kekuatan otot. Masalah besar muncul ketika seseorang yang biasanya menjalani gaya hidup sedenter—alias jarang bergerak—tiba-tiba nekat mengikuti kompetisi hanya karena tergiur tren.

“Jangan sampai karena lihat di media sosial seru, Anda yang biasanya cuma duduk di depan TV langsung memutuskan ikut kompetisi tanpa persiapan. Itu sangat berbahaya,” tegas dr. Andhika. Ia menjelaskan bahwa memaksakan diri tanpa fondasi kardio yang kuat bisa memicu serangan jantung mendadak atau kolaps di lapangan, terutama jika seseorang memiliki gangguan kesehatan jantung yang tidak terdeteksi sebelumnya.

Baca Juga  Piala Dunia 2026 di Tengah Kepungan Suhu Ekstrem: Ancaman Heat Stroke Menghantui Lapangan Hijau

Persiapan Adalah Kunci Utama

Bagi Anda yang tertarik untuk mencicipi tantangan functional fitness ini, para ahli menyarankan untuk tidak terburu-buru mengejar gelar juara. Langkah pertama yang paling krusial adalah membangun kekuatan dasar, memperbaiki teknik angkatan beban, serta meningkatkan stabilitas sendi secara bertahap.

Menjadikan olahraga sebagai gaya hidup jauh lebih penting daripada sekadar mengejar pengakuan di media sosial. Sebelum mendaftar kompetisi, pastikan tubuh Anda sudah terlatih untuk menghadapi tekanan fisik yang ekstrem agar hobi baru ini tetap membawa manfaat kesehatan, bukan petaka.

Tentang Penulis
Wahid
Wahid