Langkah Paula Verhoeven di Polda Metro Jaya: Mengurai Benang Kusut Kasus Umrah Hanania Group
Kamis, 11 Jun 2026 22:04 WIB
Kabarmalam.com — Kehadiran sosok model papan atas Paula Verhoeven di Markas Polda Metro Jaya pada Kamis (11/6/2026) menarik perhatian publik. Bukan tanpa alasan, kehadirannya bertujuan untuk memberikan kesaksian mendalam terkait carut-marut dugaan kasus penipuan perjalanan umrah yang menyeret nama Hanania Group. Dengan raut wajah yang menunjukkan empati besar, Paula menegaskan komitmennya untuk membantu pihak kepolisian mengusut tuntas perkara yang merugikan banyak calon jamaah tersebut.
Di hadapan para penyidik, Paula menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam bagi para korban yang hingga kini masih memperjuangkan hak-hak mereka. Ia menyadari bahwa di balik kasus ini, ada banyak harapan masyarakat yang ingin beribadah namun justru berujung pada kekecewaan. “Saya terus terang merasa sangat prihatin terhadap apa yang menimpa para korban. Besar harapan saya agar mereka tetap dikuatkan dan keadilan benar-benar ditegakkan melalui proses hukum yang sedang berjalan ini,” ujar Paula saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
Dalam keterangannya, Paula memberikan klarifikasi penting mengenai posisinya dalam pusaran masalah ini. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki ikatan profesional secara langsung dengan Hanania Group sebagai brand ambassador atau rekanan bisnis personal. Keterlibatannya bermula dari sebuah program televisi yang menjalin kerja sama dengan penyelenggara umrah tersebut, di mana ia berperan sebagai pengisi acara. Hal ini dilakukan demi meluruskan persepsi publik agar tidak terjadi simpang siur mengenai perannya.
Sebagai bentuk kooperasi yang kooperatif terhadap penegak hukum, Paula tidak datang dengan tangan hampa. Ia membawa setumpuk dokumen sebagai bukti pendukung untuk memperkuat keterangannya di hadapan penyidik. “Banyak dokumen yang saya bawa, mulai dari kontrak kerja yang sah hingga dokumentasi kegiatan selama di lapangan. Semuanya saya serahkan agar penyidik mendapatkan gambaran yang utuh,” ungkapnya. Kabarnya, Paula sempat dicecar puluhan pertanyaan oleh tim penyidik guna mendalami sejauh mana operasional Hanania Group saat berinteraksi dengan para figur publik.
Meskipun namanya terseret dalam pusaran saksi, Paula mengaku bersyukur karena tidak mengalami kerugian materiil secara pribadi dalam perkara ini. Kehadirannya murni didorong oleh rasa tanggung jawab moral sebagai warga negara dan public figure yang ingin masalah ini segera menemui titik terang. Menurutnya, kerja sama yang baik antara saksi dan pihak kepolisian adalah kunci utama agar misteri di balik dugaan penipuan ini cepat terselesaikan.
Namun, saat disinggung mengenai isu sensitif terkait pemberian ‘uang saku’ yang sempat menghebohkan, Paula memilih untuk bersikap hati-hati dan enggan berkomentar lebih jauh. Sebagaimana diketahui, beberapa rekan artis lain seperti Anwar BAB dan Praz Teguh memilih untuk mengembalikan uang saku yang mereka terima dari pihak Hanania Group sebagai langkah preventif. Paula lebih memilih fokus pada substansi informasi yang ia berikan kepada penyidik guna mempercepat proses hukum yang sedang berlangsung.