Ikuti Kami
kabarmalam.com

Dendam dan Cemburu, TikToker Thailand Tewas Ditembak Mantan Pacar Saat Video Call

Jurnal | kabarmalam.com
Kamis, 11 Jun 2026 15:04 WIB
Dendam dan Cemburu, TikToker Thailand Tewas Ditembak Mantan Pacar Saat Video Call

Kabarmalam.com — Dunia maya Thailand tengah berduka menyusul kabar tragis yang menimpa Pon, seorang TikToker populer dengan lebih dari 200 ribu pengikut. Wanita berusia 26 tahun tersebut tewas secara brutal setelah ditembak oleh mantan kekasihnya sendiri. Kejadian ini terasa kian memilukan karena aksi keji tersebut terjadi tepat di hadapan kekasih barunya yang sedang tersambung melalui panggilan video.

Menit-Menit Mencekam di Samping Mobil

Peristiwa berdarah ini bermula ketika Pon mengalami kendala teknis saat berkendara; mobil Honda Jazz putih miliknya kehabisan bahan bakar di tengah jalan. Di tengah situasi sulit itu, mantan kekasihnya yang bernama Beer, seorang mantan sopir truk tangki, datang menawarkan bantuan dengan membawa jerigen bensin.

Baca Juga  Siapa Laras Faizati? Eks Karyawan AIPA Berprestasi yang Lolos Penjara Usai Kasus Penghasutan!

Namun, bantuan tersebut ternyata hanyalah kedok untuk melancarkan aksi balas dendam. Saat pengisian bahan bakar berlangsung, Pon tengah melakukan video call dengan Kla, kekasihnya saat ini. Kla mengungkapkan kepada pihak kepolisian bahwa ia sempat mendengar adu mulut hebat antara Pon dan Beer sebelum suara tembakan yang menggelegar memutus komunikasi mereka.

“Ponselnya terjatuh, dan seketika sambungan terputus,” ujar Kla dengan nada trauma. Pon ditemukan tak bernyawa di samping mobilnya dengan luka tembak di bagian leher dan punggung. Keajaiban kecil terjadi di tengah tragedi ini, di mana anak Pon yang masih berusia dua tahun ditemukan selamat di dalam mobil tanpa luka sedikit pun.

Baca Juga  Amna Al Qubaisi: Transformasi Sang Pionir Pembalap Wanita Arab yang Mengukir Sejarah di Lintasan Dunia

Motif Ganda: Sakit Hati dan Hilangnya Pekerjaan

Penyelidikan mendalam kepolisian mengungkap adanya benang merah yang rumit dalam masalah asmara ini. Pon diketahui sempat menjalin hubungan dengan Kla dan memiliki anak, sebelum akhirnya berpacaran dengan Beer. Setelah hubungan dengan Beer kandas, Pon memutuskan untuk kembali ke pelukan Kla, sebuah keputusan yang tampaknya tidak bisa diterima oleh Beer.

Tak hanya urusan hati, dendam Beer kian memuncak karena urusan profesional. Keduanya diketahui bekerja di lingkungan yang sama, di mana Pon bertugas sebagai penjaga pom bensin. Beberapa hari sebelum kejadian, Pon melaporkan dugaan pelanggaran kerja yang dilakukan Beer kepada atasan mereka, yang berujung pada pemecatan Beer. Kombinasi antara patah hati dan kehilangan mata pencaharian diduga kuat menjadi pemicu Beer nekat melakukan kasus pembunuhan tersebut.

Baca Juga  Skandal Heboh: Kakak Jisoo BLACKPINK Ditahan Polisi Atas Dugaan Pelecehan Seksual

Akhir Pelarian yang Tragis

Setelah melepaskan tembakan maut, Beer melarikan diri menggunakan truk. Aksi kejar-kejaran dengan polisi pun tak terhindarkan hingga ban kendaraan pelaku pecah. Namun, saat petugas mendekat untuk melakukan penangkapan, Beer ditemukan sudah tak bernyawa di balik kemudi. Polisi menduga kuat bahwa ia memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri sesaat setelah menyadari bahwa pelariannya telah berakhir.

Kisah memilukan ini kini menjadi sorotan luas di Thailand, menjadi pengingat kelam tentang bagaimana obsesi dan rasa sakit hati yang tidak terkendali dapat berujung pada tragedi yang merenggut nyawa.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com