Aksi Menggemaskan Pangeran George di Trooping the Colour: Perjuangan Tahan Bersin di Tengah Lagu Kebangsaan
Minggu, 14 Jun 2026 15:34 WIB
Kabarmalam.com — Protokol istana yang kaku rupanya sempat diuji oleh momen manusiawi yang menggemaskan dari Pangeran George. Di tengah kemegahan seremoni Trooping the Colour yang digelar untuk menghormati ulang tahun Raja Charles III, putra sulung Pangeran William ini tertangkap kamera sedang berjuang keras menahan bersin di saat yang paling krusial.
Momen Humanis di Balkon Istana Buckingham
Puncak acara yang berlangsung pada Sabtu (13/6/2026) tersebut ditutup dengan tradisi ikonik, yakni kemunculan keluarga kerajaan di balkon Istana Buckingham. Saat seluruh anggota keluarga berdiri tegak dengan penuh khidmat menyaksikan atraksi pesawat tempur di langit London, lagu kebangsaan ‘God Save the King’ mulai dikumandangkan. Di sinilah sorotan tertuju pada Pangeran George.
Remaja berusia 12 tahun itu tampak berusaha sekuat tenaga menjaga sikap sempurnanya. Namun, desakan alami untuk bersin terlihat jelas di wajahnya tepat di detik-detik terakhir lagu berakhir. Begitu nada terakhir memudar, George tak lagi bisa membendungnya. Ia segera menutup hidung dan mulutnya dengan tangan, lalu melepaskan bersin yang sedari tadi ia tahan.
Reaksi spontan ini tidak berakhir di situ. George terlihat tertawa kecil, menyadari situasi lucu yang baru saja ia alami. Sang ibu, Kate Middleton, yang berdiri tepat di sampingnya, memberikan respons hangat dengan menepuk lembut punggung sang putra sambil membisikkan sesuatu yang membuat suasana terasa semakin akrab dan cair.
Bukan Satu-satunya Kejadian Unik
Menariknya, George bukan satu-satunya anggota keluarga yang mengalami ‘gangguan’ bersin hari itu. Sebelumnya, Putri Wales juga sempat tertangkap kamera melakukan hal serupa saat menghadiri parade militer di Horse Guards Parade. Momen-momen kecil seperti ini seolah memberikan gambaran kepada publik bahwa di balik jubah dan gelar bangsawan, mereka tetaplah keluarga biasa.
Menatap Masa Depan Sang Calon Raja
Kehadiran George dalam acara Trooping the Colour tahun ini juga membawa narasi baru mengenai masa depannya. Di usianya yang menginjak masa remaja, George bersiap menghadapi fase pendidikan baru pada musim gugur mendatang. Spekulasi mengenai sekolah pilihannya kian menguat, dengan dua nama besar yang mencuat: Eton College, almamater Pangeran William, atau Marlborough College yang merupakan tempat Kate menimba ilmu dahulu.
Keputusan ini dianggap krusial karena akan menentukan pola asuh dan persiapan George menuju takhta. Jika mengikuti tradisi, George kemungkinan besar akan menjalani kehidupan di asrama, sebuah langkah besar yang menandai kedewasaannya dalam lingkungan kerajaan.
Para pengamat istana menyebut bahwa William dan Kate sangat berhati-hati dalam menjaga keseimbangan hidup anak-anak mereka. Mereka ingin memastikan George memiliki masa kecil yang senormal mungkin sebelum akhirnya memikul tanggung jawab berat sebagai penguasa Inggris di masa depan.
- George menunjukkan kedewasaan dengan tetap mengikuti protokol meski sedang menahan bersin.
- Interaksi hangat antara Kate dan George memperlihatkan kedekatan ibu dan anak yang natural.
- Pilihan sekolah menengah George menjadi topik hangat yang dinanti publik Inggris.
Melalui momen-momen seperti di Trooping the Colour, publik tidak hanya melihat kemegahan monarki, tetapi juga sisi lembut dan manusiawi yang membuat keluarga kerajaan Inggris tetap relevan di mata masyarakat modern.