Anwar BAB Serahkan Uang Saku dari Hanania Group ke Polisi, Wujud Empati untuk Jemaah
Rabu, 10 Jun 2026 20:04 WIB
Kabarmalam.com — Presenter jenaka Anwar Sanjaya, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Anwar BAB, mengambil langkah tegas untuk menunjukkan integritasnya di tengah badai kasus hukum yang menyeret nama biro perjalanan umrah. Pada Rabu (10/6/2026), Anwar memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya guna memberikan klarifikasi terkait keterkaitannya dengan PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group.
Tak hanya sekadar datang untuk memberikan keterangan, jebolan ajang pencarian bakat memasak ini juga membawa serta sejumlah uang yang pernah diterimanya dari pihak travel tersebut untuk diserahkan kepada pihak berwajib. Langkah ini diambil Anwar sebagai bentuk sikap kooperatif dalam membantu kepolisian mengusut tuntas dugaan kasus penipuan umrah yang telah merugikan ribuan calon jemaah.
Klarifikasi Status Kerjasama: Barter Konten, Bukan Brand Ambassador
Dalam kesempatan tersebut, Anwar BAB memberikan penjelasan mendalam mengenai hubungannya dengan Hanania Group yang belakangan menjadi sorotan publik. Ia menegaskan bahwa posisinya bukanlah sebagai Brand Ambassador resmi, melainkan hanya sebatas kerjasama berbasis barter konten.
“Saya ingin meluruskan persepsi yang berkembang di luar sana. Hubungan saya dengan Hanania adalah barter. Saya mendapatkan fasilitas keberangkatan umrah dan sebagai timbal baliknya, saya mempromosikan layanan mereka melalui media sosial,” ungkap Anwar di hadapan awak media.
Anwar menekankan bahwa dirinya tidak menerima bayaran dalam bentuk honorarium atau aliran dana besar lainnya dari pihak travel. Satu-satunya dana yang ia terima hanyalah uang saku yang diberikan untuk keperluan selama menjalankan ibadah di tanah suci.
Mengembalikan Uang Saku Sebagai Wujud Keprihatinan
Digerakkan oleh rasa empati yang mendalam terhadap nasib para jemaah yang gagal berangkat, Anwar memutuskan untuk menyerahkan seluruh uang saku tersebut kepada penyidik. Baginya, tindakan ini adalah bentuk solidaritas terhadap para korban yang telah menabung bertahun-tahun namun berujung kekecewaan.
“Secara sadar dan penuh keprihatinan terhadap situasi yang terjadi, saya serahkan kembali uang saku yang telah saya terima. Ini adalah upaya saya untuk membantu pihak kepolisian memulihkan keadilan bagi jemaah yang terdampak,” tutur Anwar BAB dengan nada serius.
Mengenai besaran nominal yang dikembalikan, Anwar memilih untuk tidak membukanya ke publik. Ia menyerahkan sepenuhnya detail tersebut kepada penyidik karena sudah masuk ke dalam materi perkara. Ia berharap langkah kecilnya ini bisa memberikan titik terang dalam proses hukum yang sedang berjalan di Kepolisian.
Sikap kooperatif Anwar BAB ini menuai perhatian positif, di mana ia lebih memilih untuk berdiri di sisi jemaah dan mendukung transparansi hukum dalam kasus penggelapan dana travel umrah tersebut.