Berdamai dengan Anxiety, Jelita Bahar Temukan Ketenangan Lewat Bisnis Risol
Selasa, 09 Jun 2026 17:34 WIB
Kabarmalam.com — Di balik gemerlap lampu panggung yang sempat membesarkan namanya, pedangdut Jelita Bahar kini memilih jalan yang lebih tenang namun penuh makna bagi kesehatan jiwanya. Putri dari penyanyi senior Anisa Bahar ini tengah asyik bergelut dengan tepung dan isian gurih di dapur kuliner demi mengalihkan pikiran dari gangguan kecemasan atau anxiety disorder yang sempat membuatnya menepi sejenak dari dunia hiburan.
Langkah Jelita terjun ke dunia bisnis kuliner bukan sekadar mengejar pundi-pundi rupiah. Bagi wanita yang akrab dengan sapaan Jelita ini, berjualan risol merupakan sebuah bentuk coping mechanism atau upaya untuk tetap produktif di tengah perjuangannya melawan kecemasan dan masalah asam lambung yang sering kali dipicu oleh stres berlebih.
Aktivitas Positif untuk Kesehatan Mental
Saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Jelita menceritakan bahwa ide berjualan ini berawal dari keinginannya untuk mencari kesibukan yang bermanfaat. Menurutnya, berdiam diri di rumah justru sering kali memancing pikiran negatif yang memperburuk kondisinya.
“Kenapa aku jualan risol? Karena salah satunya memang ingin mencari kegiatan. Daripada cuma di rumah saja dan merasa lapar terus karena pikiran, lebih baik dialihkan ke aktivitas yang nyata. Selain itu, kalau buka puasa juga terasa lebih lapang karena bisa sekaligus bersedekah untuk orang-orang di jalan,” ungkap Jelita dengan nada optimis.
Kegiatan bisnis kuliner ini diakuinya telah memberikan ritme baru dalam hidupnya. Jelita tidak hanya bertindak sebagai pemilik usaha, tetapi ia turun langsung menangani proses produksi dari siang hingga malam hari.
Ratusan Risol Ludes Setiap Hari
Dimulai sejak bulan Ramadan lalu, usaha risol milik Jelita ternyata mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Berbekal hobi memasaknya, ia kini mampu memproduksi dan menjual sekitar 200 hingga 300 buah risol setiap harinya. Untuk menjaga kualitas, saat ini ia masih membatasi pengiriman hanya di wilayah Jabodetabek.
“Banyak yang minta kirim ke luar kota, tapi aku belum berani karena ini produk frozen. Khawatir nanti di jalan kelamaan jadi lembek atau basi,” jelasnya mengenai kendala operasional yang ia hadapi.
Meski kini sibuk di dapur, statusnya sebagai artis Indonesia tetap membawa cerita unik. Tak jarang, pelanggan yang datang langsung mengenali sosoknya dan meminta foto bersama di saat ia sedang sibuk menggoreng.
“Dramanya itu kalau ada yang minta foto pas aku lagi asyik goreng. Kadang jadi nggak fokus, padahal goreng risol itu harus benar tekniknya supaya kulitnya nggak pecah atau jadi lembek,” kenangnya sambil tertawa.
Dukungan Keluarga dan Harapan Masa Depan
Keputusan Jelita untuk beralih profesi sementara ini mendapat dukungan penuh dari sang ibunda, Anisa Bahar. Saat ini, usaha tersebut dijalankannya secara sederhana bersama seorang rekan kerja. Walaupun keuntungan yang diraih mungkin belum sebesar penghasilan di dunia hiburan, Jelita merasa jauh lebih tenang dan bahagia.
Disinggung mengenai kerinduannya pada dunia tarik suara, Jelita tak menampik bahwa ia masih ingin kembali ke panggung. Namun, untuk saat ini ia merasa belum siap jika harus tampil di acara-acara besar yang penuh tekanan.
“Kalau untuk kembali ke dunia entertain pasti ingin, tapi mungkin mulai dari hal-hal kecil dulu, bukan panggung yang besar,” pungkas Jelita. Ia berharap kondisi kesehatannya terus membaik dan usaha risolnya bisa terus berkembang hingga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi lebih banyak orang di masa depan.