Ikuti Kami
kabarmalam.com

Kontroversi di Grid F1 Monako: Aksi Cuek Kim Kardashian Terhadap Martin Brundle Tuai Kritik Pedas

Jurnal | kabarmalam.com
Senin, 08 Jun 2026 14:04 WIB
Kontroversi di Grid F1 Monako: Aksi Cuek Kim Kardashian Terhadap Martin Brundle Tuai Kritik Pedas

Kabarmalam.com — Atmosfer panas Formula One (F1) Grand Prix Monako 2026 tak hanya dipicu oleh persaingan sengit di lintasan balap, namun juga oleh drama selebritas yang menyedot perhatian publik global. Kehadiran sosok ikonik Kim Kardashian di area grid sirkuit legendaris tersebut mendadak jadi buah bibir, bukan sekadar karena gaya busananya yang memukau, melainkan karena sebuah insiden canggung yang dianggap banyak pihak sebagai sikap yang kurang berkelas.

Kim Kardashian, yang kabarnya hadir secara khusus untuk memberikan dukungan moral bagi sang kekasih, Lewis Hamilton, tertangkap kamera bersikap dingin terhadap jurnalis veteran Sky Sports, Martin Brundle. Dalam sebuah video yang kini tengah viral di jagat maya, Brundle yang dikenal dengan segmen grid walk-nya yang spontan, mencoba menghampiri pendiri jenama Skims tersebut bersama saudarinya, Khloe Kardashian, sesaat sebelum balapan dimulai.

Baca Juga  Misteri Tarif Rp 3 Miliar Sekali Cukur: Chris Appleton Bongkar Alasan di Balik Biaya Fantastisnya

Momen Canggung yang Viral

Ketegangan bermula saat Martin Brundle mendekati rombongan Kim dan bertanya secara sopan mengenai kabar dan pengalamannya menikmati atmosfer F1 GP Monako. Namun, alih-alih memberikan respons ramah, wanita berusia 45 tahun itu tampak memalingkan wajah dan seolah menganggap sapaan sang jurnalis sebagai angin lalu. Kim hanya memberikan lambaian tangan singkat tanpa sepatah kata pun, sebuah gestur yang langsung memicu reaksi negatif dari para penggemar balap di seluruh dunia.

“Biasanya, orang-orang akan mengobrol sebentar dengan kami. Apakah kamu menikmati F1?” tanya Brundle dalam rekaman tersebut. Saat Kim memilih untuk tetap membisu, seorang pria yang diduga merupakan staf keamanan atau ofisial F1 tampak membisikkan sesuatu kepada bintang realitas ‘Keeping Up with The Kardashians’ itu. Menyadari situasi yang tidak kondusif, Brundle pun dengan nada kecewa berujar kepada penontonnya, “Jadi, sepertinya kita tidak akan mengobrol hari ini.”

Baca Juga  Rahasia Awet Muda John Travolta di Usia 72, Pakar Estetika Ungkap Prosedur di Balik Wajah "Abadi" Sang Aktor

Hujanan Kritik di Media Sosial

Aksi Kim Kardashian ini langsung memicu gelombang kritik di media sosial. Banyak netizen yang menyayangkan sikap Kim yang dianggap sombong dan tidak menghargai tradisi wawancara grid F1 yang sudah berlangsung selama puluhan tahun. Beberapa pengguna media sosial bahkan menyarankan agar selebritas yang tidak kooperatif sebaiknya dilarang memasuki area grid yang eksklusif.

“Betapa tidak sopannya Kim Kardashian? Brundle ada di sana untuk melakukan tugasnya, dan dia malah melirik orang lain seolah bertanya apakah Brundle layak diajak bicara. Sangat disayangkan,” tulis salah satu netizen yang merasa berang dengan sikap sang diva.

Pembelaan dari Sudut Pandang Berbeda

Meskipun dihujani kritik, tidak sedikit pula penggemar yang membela aksi Kim. Sebagian berpendapat bahwa kehadiran Kim sebagai pasangan pebalap (WAGS) seharusnya tidak serta-merta mewajibkannya untuk melayani wawancara media di saat ia ingin menikmati waktu pribadinya mendukung Hamilton.

Baca Juga  Makin Terang-terangan, Kim Kardashian dan Lewis Hamilton Pamer Kemesraan di Pantai Malibu

“Tidak ada kewajiban bagi keluarga atau orang terdekat pebalap untuk tampil di depan kamera. Martin Brundle terkadang terlalu memaksakan keadaan,” bela seorang penggemar. Ada pula spekulasi yang menyebutkan bahwa ketegangan ini sengaja diciptakan untuk memicu drama di tengah persaingan panas yang melibatkan nama Lewis Hamilton di lintasan balap.

Terlepas dari pro dan kontra yang ada, insiden ini menambah daftar panjang momen kontroversial para selebritas Hollywood saat menginjakkan kaki di dunia jet darat Formula One. Bagi Kim Kardashian, ini mungkin hanya satu lagi hari di bawah sorotan lampu kilat, namun bagi komunitas F1, ini adalah pengingat akan benturan antara budaya glamor selebritas dan etiket olahraga yang kental dengan tradisi.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com