Ikuti Kami
kabarmalam.com

Sentuhan Magis Didiet Maulana: Menghidupkan Tradisi Mangkunegaran di Royal Wedding Malaysia

Jurnal | kabarmalam.com
Selasa, 09 Jun 2026 19:05 WIB
Sentuhan Magis Didiet Maulana: Menghidupkan Tradisi Mangkunegaran di Royal Wedding Malaysia

Kabarmalam.com — Ranah mode tanah air kembali mencatatkan prestasi gemilang di panggung internasional. Perancang busana kenamaan, Didiet Maulana, dipercaya untuk merancang busana pengantin dalam perhelatan akbar royal wedding di Malaysia yang mempertemukan Yang Mulia (YM) Tunku Aishah Johara binti Tunku Abu Bakar dengan Muhammad Idris Ismail Yahya.

Momen sakral yang berlangsung di Johor Bahru ini menjadi panggung bagi Didiet untuk memamerkan keindahan desainnya. Melalui label premiumnya, Svarna by IKAT Indonesia, Didiet menciptakan dua set busana istimewa yang dipersiapkan dengan dedikasi tinggi selama tiga bulan. Meski sang klien memiliki jadwal yang sangat padat, proses kreatif tetap berjalan lancar meski tanpa sesi fitting formal hingga sehari menjelang akad nikah.

Baca Juga  Berburu Koleksi Brand Premium Kini Lebih Hemat, Intip Rahasia Belanja Mewah Tanpa Kuras Kantong!

Filosofi Desain yang Elegan dan Modest

Tunku Aishah memberikan mandat khusus kepada Didiet untuk menciptakan gaun pengantin yang memadukan kesan elegan namun tetap terasa modern atau chic. Menjawab tantangan tersebut, Didiet menerjemahkannya ke dalam potongan busana khas Johor yang sangat santun (modest). Hasilnya adalah gaun two-piece berlengan panjang dengan sentuhan aksen brokat yang ditempatkan secara artistik pada area bahu.

Tidak hanya soal estetika kain, Didiet juga harus menyelaraskan desain busananya dengan warisan sejarah keluarga. Tunku Aishah mengenakan Diamond Fringe Tiara, sebuah mahkota bergaya art-deco yang telah diwariskan turun-temurun dalam keluarga kerajaan. Mahkota yang berkilau dengan deretan berlian vertikal tersebut menuntut desain busana yang tidak berlebihan namun tetap mampu mengimbangi kemegahannya.

Baca Juga  Pesona 'Gadis Berkaki Emas' di Met Gala: Tragedi di Balik Keanggunan Lauren Wasser

Ikatan Darah Mangkunegaran di Tanah Malaysia

Pemilihan Didiet Maulana sebagai perancang bukan sekadar soal selera fashion, melainkan ada benang merah sejarah yang kuat. Ibunda dari Tunku Aishah, G.R.Ayu Retno Puteri Astrini, merupakan putri dari K.G.P.A.A. Mangkunagoro VIII. Hal ini menjadikan sang pengantin masih memiliki hubungan kekerabatan erat dengan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara X, atau yang akrab disapa Gusti Bhre.

“Karena sebelumnya saya juga mendesain gaun untuk kakaknya, YM Tunku Kurshiah Aminah, saya sudah memiliki bayaran yang jelas mengenai bagaimana menyelaraskan busana dengan tiara ikonik keluarga mereka,” ujar Didiet saat menceritakan proses kreatifnya. Kepercayaan keluarga kerajaan Malaysia kepada karya desainer Indonesia ini seolah menjadi penghormatan terhadap akar budaya sang ibu yang berasal dari Mangkunegaran.

Baca Juga  Ramalan Zodiak Cinta 10 Mei: Saatnya Pisces Berbunga, Mengapa Scorpio Masih Terjebak Ego?

Kehadiran Tamu Istimewa

Pernikahan yang kental dengan nuansa bangsawan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan figur publik. Selain Gusti Bhre yang datang langsung untuk memberikan restu kepada sepupunya, terlihat pula aktris cantik Ariel Tatum di antara deretan tamu undangan. Ariel tampil memukau dalam balutan kebaya modern yang juga merupakan buah karya tangan dingin Didiet Maulana.

Melalui karya ini, Didiet Maulana dan IKAT Indonesia sekali lagi membuktikan bahwa wastra dan sensitivitas desain Indonesia mampu bersaing dan mendapatkan tempat terhormat di kalangan elit internasional, sekaligus mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Malaysia melalui jalinan benang mode yang indah.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com