Bukan Ayah Hebat? Vivian Wilson Pilih ‘Walk Out’ Usai Wartawan Puji Elon Musk di Karpet Merah
Selasa, 09 Jun 2026 22:04 WIB
Kabarmalam.com — Sebuah momen canggung mewarnai gemerlap dunia fashion internasional ketika Vivian Wilson, putri dari miliarder nyentrik Elon Musk, tertangkap kamera meninggalkan sesi wawancara secara tiba-tiba. Insiden ini terjadi setelah seorang jurnalis melontarkan pertanyaan yang memicu sensitivitas hubungan pribadinya dengan sang ayah.
Model berusia 22 tahun tersebut awalnya tampak menikmati atmosfer acara peluncuran koleksi terbaru brand fashion asal Spanyol, Desigual, dalam tajuk Desigual Vintage di Ibiza, Spanyol. Mengenakan busana yang memukau, Vivian sempat berbincang hangat dengan awak media mengenai perjalanannya dari Amerika Serikat menuju Eropa demi menghadiri perayaan ulang tahun ke-40 label tersebut.
Pertanyaan yang Mengakhiri Wawancara
Suasana yang semula cair mendadak berubah tegang saat seorang jurnalis melontarkan pujian sekaligus pertanyaan provokatif. “Ayahmu adalah orang terhebat yang pernah ada, bukan?” tanya jurnalis tersebut. Vivian sempat terdiam sejenak, seolah ingin memastikan apa yang baru saja ia dengar. Namun, begitu pertanyaan itu diulangi, Vivian tanpa sepatah kata pun langsung membalikkan badan dan meninggalkan lokasi wawancara, mengakhiri interaksi dengan media saat itu juga.
Video singkat tersebut seketika menjadi viral di platform X (dahulu Twitter) dan telah ditonton lebih dari tiga juta kali. Reaksi netizen pun terbelah. Banyak yang membela tindakan Vivian, mengingat sejarah panjang perseteruan publiknya dengan sang pemilik Tesla tersebut. Namun, tak sedikit pula yang menilai bahwa sebagai publik figur, Vivian seharusnya bisa memberikan respons yang lebih diplomatis daripada sekadar melarikan diri.
Keretakan Hubungan yang Menahun
Bagi mereka yang mengikuti dinamika keluarga Musk, reaksi keras Vivian bukanlah hal yang mengejutkan. Vivian, yang merupakan anak tertua dari pernikahan Elon dengan novelis Justine Wilson, memang telah lama memutus komunikasi dengan ayahnya. Lahir dengan nama Xavier Alexander Musk, ia memutuskan untuk mengungkap identitasnya sebagai seorang transgender pada usia 16 tahun.
Puncak dari keretakan ini terjadi pada tahun 2022, saat ia secara resmi mengajukan permohonan hukum untuk mengubah identitas gendernya menjadi wanita dan mengganti namanya menjadi Vivian Jenna Wilson. Dalam dokumen pengadilan yang sempat bocor, Vivian secara tegas menyatakan bahwa dirinya tidak ingin lagi memiliki hubungan dengan ayah biologisnya dalam bentuk apa pun atau dengan cara apa pun.
Saling Lempar Kritik di Ruang Publik
Ketegangan antara ayah dan anak ini semakin memanas setelah Elon Musk dalam sebuah wawancara pada tahun 2024 mengklaim bahwa dirinya merasa “tertipu” saat memberikan persetujuan untuk prosedur transisi medis Vivian. Musk dengan lantang menyebut bahwa putranya telah “dibunuh oleh virus pikiran woke” (woke mind virus), sebuah istilah yang sering ia gunakan untuk mengkritik kebijakan progresif di Amerika Serikat.
Vivian tidak tinggal diam menghadapi tudingan tersebut. Melalui wawancara dengan NBC News, ia menggambarkan sosok Elon Musk sebagai ayah yang dingin, tidak peduli, dan narsistik. “Dia tidak tahu seperti apa saya saat masih kecil karena, sederhananya, dia memang tidak pernah benar-benar hadir di sana,” ungkap Vivian dengan nada kecewa.
Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda rekonsiliasi antara keduanya. Kehadiran Vivian di panggung fashion internasional seolah menjadi penegasan bahwa ia ingin membangun jalannya sendiri, jauh dari bayang-bayang nama besar Musk yang selama ini melekat padanya.