Ikuti Kami
kabarmalam.com

Slank Kembali ‘Menggigit’ Lewat Republik Fufufafa: Album Ke-26 yang Sarat Kritik Sosial

Darman | kabarmalam.com
Minggu, 07 Jun 2026 11:34 WIB
Slank Kembali 'Menggigit' Lewat Republik Fufufafa: Album Ke-26 yang Sarat Kritik Sosial

Kabarmalam.com — Legenda hidup musik rock Indonesia, Slank, kembali membuktikan eksistensinya dengan meluncurkan karya teranyar bertajuk Republik Fufufafa. Peluncuran album ini menjadi momen spesial karena dirilis tepat pada perayaan Hari Lingkungan Hidup, sebuah pemilihan waktu yang sarat akan makna filosofis mengenai hubungan manusia dengan alam dan sesama.

Empat Pilar Identitas Republik Fufufafa

Dalam karya ke-26 sepanjang perjalanan karier mereka di industri musik, Slank tidak hanya menyuguhkan nada, tetapi juga sebuah manifesto. Ada empat unsur utama yang menjadi fondasi dalam album ini, yakni cinta, alam, sosial, dan jiwa muda (youth). Keempat elemen tersebut berkelindan dalam lirik-lirik yang jujur dan visual yang provokatif.

Baca Juga  Filosofi 'Senja' Ayu Hendranata: Sebuah Ajakan Melepas Ego dan Berdamai dengan Diri

Visual album Republik Fufufafa menampilkan para personel Slank dengan riasan wajah bertema ‘badut nakal’ karya Face Painting Jakarta. Hal ini seolah menjadi simbol satir terhadap dinamika kehidupan sosial yang seringkali terasa penuh kepura-puraan.

Menyentil Fenomena Korupsi Lewat ‘Jangan Rakus’

Salah satu lagu yang menjadi sorotan utama adalah “Jangan Rakus”. Bimbim, sang penabuh drum sekaligus motor penggerak Slank, mengungkapkan bahwa lagu ini merupakan respons terhadap maraknya kasus korupsi yang menghiasi layar kaca setiap hari. Menurutnya, korupsi berakar dari rasa kurang yang terus-menerus muncul dalam diri seseorang.

“Lagu ‘Jangan Rakus’ itu soal kritik. Kita setiap hari disuguhi tontonan tentang korupsi. Basisnya adalah merasa kurang terus sampai akhirnya merasa perlu untuk melakukan korupsi. Ini adalah lagu tentang korupsi yang nakal, namun juga berbicara tentang cinta dalam spektrum yang lebih luas,” jelas Bimbim saat ditemui di markas Slank, Potlot, Jakarta Selatan.

Baca Juga  Alfred Matos dan Syakirah Noble Padukan Nuansa Latin-Indonesia dalam Single 'Kau Selalu di Hatiku'

Proses Kreatif dan Daftar Lagu

Album yang mulai digarap sejak bulan Ramadan 2025 ini merangkum 10 lagu yang siap memanjakan telinga para Slankers. Album terbaru ini menyajikan variasi tema dari yang puitis hingga yang penuh protes. Berikut adalah daftar lagu dalam album Republik Fufufafa:

  • Republik Fufufafa
  • Rusak Ancur
  • Jangan Rakus
  • Di Dekatmu
  • My Rinduku
  • Papa Sid
  • PPN 12%
  • Bunga Rindu
  • Buka Baju
  • Ku Tak Mungkin

Dengan hadirnya Republik Fufufafa, Slank menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi suara bagi rakyat dan lingkungan, konsisten menyuarakan kebenaran di tengah hiruk-pikuk modernitas.

Tentang Penulis
Darman
Darman