Ikuti Kami
kabarmalam.com

Belajar dari Sakit, Rigen Rakelna Kini Prioritaskan Kesehatan Usai Jalani Operasi Batu Ginjal

Darman | kabarmalam.com
Senin, 01 Jun 2026 22:34 WIB
Belajar dari Sakit, Rigen Rakelna Kini Prioritaskan Kesehatan Usai Jalani Operasi Batu Ginjal

Kabarmalam.com — Pengalaman pahit saat jatuh sakit sering kali menjadi momentum titik balik bagi seseorang untuk lebih menghargai tubuhnya. Hal inilah yang tengah dialami oleh komedian ternama, Rigen Rakelna. Setelah sempat berurusan dengan meja operasi akibat penyakit batu ginjal, pria yang dikenal dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos ini kini mulai menata ulang gaya hidup sehat yang lebih disiplin.

Kesadaran untuk berubah itu tidak datang tiba-tiba. Rigen mengakui bahwa prosedur medis yang dijalaninya beberapa waktu lalu memberikan dampak psikologis yang cukup besar baginya. Berada di ruang operasi membuatnya tersadar bahwa kesehatan adalah aset yang tak ternilai harganya. “Iya pastilah, harus care sama diri sendiri karena kan kemarin juga habis operasi batu ginjal,” tutur Rigen saat ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan.

Baca Juga  Polemik Sertifikat Mualaf Richard Lee: MCI Ungkap Alasan Pencabutan dan Sentil Soal KTP

Sentilan Dokter dan Perubahan Pola Pikir

Selain rasa sakit fisik yang dirasakan, teguran keras dari tim medis menjadi alasan kuat bagi Rigen untuk berbenah. Selama ini, ia mengaku sangat abai terhadap aktivitas fisik. Pola hidup yang cenderung pasif dan jauh dari kata olahraga diakuinya menjadi salah satu pemicu masalah kesehatan yang ia alami.

Dokter memberikan peringatan tegas agar ia tak lagi meremehkan kondisi fisiknya. “Itu juga salah satu teguran dari dokter, ya harus jaga kesehatan dan pola hidup. Sebelumnya memang nggak pernah olahraga sama sekali,” ungkap pria berusia 33 tahun tersebut dengan nada serius. Pengalaman ini seolah menjadi alarm bagi dirinya untuk segera mengakhiri kebiasaan buruk yang sudah bertahun-tahun ia jalani.

Transformasi Berat Badan: Dari 116 Kg Menuju Hidup Lebih Ringan

Melihat ke belakang, Rigen mengenang masa-masa saat berat badannya mencapai titik tertinggi. Pada rentang tahun 2020 hingga 2023, jarum timbangan Rigen sempat menembus angka 116 kilogram. Namun, perlahan tapi pasti, ia mulai memangkas bobot tubuhnya demi kesehatan jangka panjang. Sejak mulai rutin berlari pada tahun 2024, kini berat badannya telah stabil di angka 90-an kilogram.

Baca Juga  Komitmen Hidup Sehat, Gerai Minuman Kekinian Mulai Terapkan Label Nutri-Level demi Tekan Risiko Penyakit

Meski kini lebih selektif dalam menjaga kebugaran, Rigen mengaku belum menerapkan diet ketat atau pantangan makanan yang ekstrem. Beruntung, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan indikator yang positif. “Sejauh ini aman-aman saja. Kolesterol dan gula darah normal. Hanya ada sedikit masalah asam urat, tapi tidak terlalu mengganggu. Jadi belum ada makanan yang harus benar-benar direm,” jelasnya dengan lega.

Komitmen Mandiri dan Kampanye Gerak Aktif

Menariknya, perubahan haluan menuju hidup sehat ini murni berasal dari keinginan pribadinya. Rigen menegaskan bahwa keputusannya ini bukan karena paksaan dari sang istri maupun tekanan dari lingkungan sekitar. Ia menyadari bahwa tanggung jawab atas tubuhnya berada sepenuhnya di tangannya sendiri.

Baca Juga  Ironi di Ruang Sidang: Respons Insanul Fahmi Saat Wardatina Mawa Kenakan Baju Nikah di Hari Perceraian

Untuk menjaga konsistensi, Rigen memilih aktivitas yang ia nikmati agar tidak terasa membebani, seperti bersepeda santai keliling kompleks hingga mulai mencoba latihan di pusat kebugaran (gym). Kini, ia pun gencar mengajak masyarakat untuk setidaknya mulai bergerak secara aktif.

“Campaign gue minimal geraklah, jangan cuma diam di rumah. Lakukan apa saja, entah itu main sepeda atau main padel. Di rumah pun harus ada pergerakan,” pungkas Rigen sembari berharap rutinitas barunya ini bisa terus konsisten dan menjadi bagian dari gaya hidupnya selamanya.

Tentang Penulis
Darman
Darman