Ikuti Kami
kabarmalam.com

Buntut Kontroversi Sindir Pandawara Group, Bigmo Resmi Didepak dari Team RRQ

Darman | kabarmalam.com
Sabtu, 30 Mei 2026 13:34 WIB
Buntut Kontroversi Sindir Pandawara Group, Bigmo Resmi Didepak dari Team RRQ

Kabarmalam.com — Gelombang kontroversi di jagat maya kembali memakan korban profesional. Kali ini, konten kreator Muhammad Jannah, yang lebih dikenal dengan nama panggung Bigmo, harus merelakan posisinya sebagai Brand Ambassador (BA) di salah satu organisasi esports raksasa Indonesia, Team RRQ. Keputusan tegas ini diambil manajemen setelah Bigmo diduga melontarkan pernyataan yang menyinggung pihak lain di media sosial.

Akhir Perjalanan di Kerajaan RRQ

Kabar mengejutkan ini dikonfirmasi langsung melalui kanal resmi Instagram Team RRQ pada Jumat (29/05/2026). Dalam unggahan tersebut, manajemen mengumumkan bahwa kerja sama dengan Bigmo telah resmi berakhir. Keputusan ini diambil di tengah ramainya sorotan netizen terhadap perilaku sang konten kreator yang dianggap tidak mencerminkan nilai-nilai organisasi.

Baca Juga  Muak dengan Hinaan Terhadap Mendiang Epy Kusnandar, Karina Ranau Resmi Tempuh Jalur Hukum

“Hi Kingdom. Di kesempatan ini minQ menginformasikan bahwa per hari ini, kerja sama RRQ dan Bigmo sebagai brand ambassador sudah mencapai titik akhir,” tulis pernyataan resmi tersebut, menutup masa bakti Bigmo di bawah bendera “Sang Raja”.

Pemicu Konflik: Tudingan ‘Gelar Bisa Dibeli’

Keretakan hubungan ini diduga kuat berawal dari sebuah video viral di mana Bigmo menyentil Pandawara Group dan AAA Clan. Sebagaimana diketahui, kedua kelompok tersebut baru saja mencetak prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Guinness World Record. Bukannya memberikan apresiasi, Bigmo justru melontarkan spekulasi liar yang menyebutkan bahwa penghargaan bergengsi tersebut bisa didapatkan dengan cara dibeli.

Pernyataan pedas tersebut sontak memicu reaksi keras. Pandawara Group, yang dikenal dengan aksi heroik membersihkan lingkungan, tidak tinggal diam. Melalui unggahan di media sosial, mereka memberikan respons menohok terhadap tuduhan tersebut. “Jangan mengotori pihak tertentu dengan menuduh penghargaan dunia ini dengan istilah ‘bisa dibeli ya’,” tulis mereka dalam sebuah pernyataan terbuka.

Baca Juga  Klarifikasi Ikif Kawazhima Terkait Pembatalan Manggung Mendadak di Jawa Timur, Ada Apa dengan Manajemen NS?

Reaksi AAA Clan dan Dampak Sosial

Tak hanya Pandawara, AAA Clan juga ikut bersuara. Salah satu sosok sentral di balik grup tersebut, Reza Arap, turut memberikan sindiran balik di kolom komentar unggahan Pandawara. “Beli ya Bang? Congrats btw Pandawara,” tulis Reza dengan nada sarkastik, mempertegas betapa tidak berdasarnya tudingan yang dilemparkan oleh Bigmo.

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi para pesohor di dunia media sosial akan pentingnya menjaga etika dan tutur kata. Sebagai seorang Brand Ambassador, setiap ucapan yang keluar di ruang publik membawa beban citra perusahaan. Kini, setelah resmi berpisah dari RRQ, Bigmo harus menghadapi konsekuensi dari kata-katanya sendiri di tengah derasnya kritik dari para netizen.

Baca Juga  Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut: Antara Legalitas Formal dan Keyakinan Spiritual
Tentang Penulis
Darman
Darman