Klarifikasi Erin Soal Kebijakan Tahan Ponsel ART: Bukan Intimidasi, Melainkan Amankan Bukti
Sabtu, 23 Mei 2026 09:34 WIB
Kabarmalam.com — Sosok Rien Wartia Trigina atau yang lebih akrab disapa Erin, kini tengah berada di pusaran polemik yang cukup pelik. Belum usai urusannya dengan pihak kepolisian terkait tuduhan penganiayaan terhadap mantan pekerjanya, Erin kembali harus berhadapan dengan situasi emosional yang melibatkan keluarga asisten rumah tangga (ART) yang masih aktif bekerja di kediamannya.
Kehebohan bermula saat seorang pria bernama Rahmat muncul ke publik dengan raut wajah penuh kekhawatiran. Rahmat mengaku sempat kehilangan kontak dengan sang istri, Nur Rohma, yang saat ini menjadi asisten rumah tangga di rumah Erin. Ketidakpastian ini diperparah dengan berita miring yang tengah viral, membuat keluarga di kampung halaman dilanda kecemasan hebat hingga jatuh sakit.
Drama Hilang Kontak yang Menguras Air Mata
“Biasanya komunikasi lancar seperti biasa, tapi tiba-tiba dia tidak bisa dihubungi sama sekali. Padahal sebelumnya bilang baik-baik saja,” ungkap Rahmat dengan nada bergetar. Dampak dari kekhawatiran ini ternyata tidak main-main; Rahmat menyebutkan bahwa orang tuanya sampai harus dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan medis karena terus-menerus memikirkan nasib Nur Rohma di Jakarta.
Setelah sempat dilanda kepanikan, ketegangan tersebut akhirnya mencair. Rahmat berhasil menemui istrinya secara langsung di kediaman mantan istri Andre Taulany tersebut. Dalam pertemuan yang emosional itu, ia memastikan bahwa Nur Rohma dalam kondisi sehat dan bekerja dalam lingkungan yang aman.
Alasan di Balik Kebijakan ‘Tahan Ponsel’
Menanggapi kegaduhan yang terjadi, Erin memberikan klarifikasi secara tenang. Ia menjelaskan bahwa situasi tersebut murni disebabkan oleh kesalahpahaman komunikasi antara pihak keluarga dan penyalur. Menurut Erin, Rahmat kesulitan menghubungi istrinya karena pihak penyalur jasa tidak memberikan nomor kontak pribadinya kepada sang suami.
Terkait kebijakan menahan ponsel para pekerjanya, Erin memiliki alasan tersendiri yang menurutnya sangat krusial di tengah kasus hukum yang sedang berjalan. Ia mengakui memang memegang gawai milik para ART-nya untuk sementara waktu.
“Iya, memang sementara ponsel saya pegang dulu. Ini saya lakukan demi mengamankan bukti-bukti dan mencegah adanya pengaruh dari pihak-pihak tertentu yang mungkin bisa memengaruhi mereka di tengah situasi yang sedang heboh ini,” jelas Erin secara lugas.
Langkah ini diambil Erin sebagai bentuk preventif agar suasana di rumah tetap kondusif dan tidak terdistorsi oleh narasi luar yang kian memanas. Kini, setelah dipertemukan, Nur Rohma pun memahami posisi majikannya dan menegaskan bahwa dirinya tetap bekerja dengan normal tanpa adanya tekanan fisik maupun batin seperti yang dikhawatirkan suaminya sebelumnya.