Menilik Koleksi Supercar Harvey Moeis: Mengapa Deretan Mobil Mewah Ini Belum Naik Meja Lelang?
Kamis, 21 Mei 2026 13:33 WIB
Kabarmalam.com — Deretan kendaraan roda empat kelas dunia yang pernah mengisi kemegahan garasi Harvey Moeis kini menjadi pemandangan mencolok di halaman Gedung Kantor Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI, Kebagusan, Jakarta Selatan. Mobil-mobil yang disita terkait pusaran kasus korupsi tata niaga komoditas timah PT Timah Tbk ini sengaja dipamerkan ke hadapan publik, meski palu lelang hingga kini belum juga diketuk.
Pengunjung yang menyambangi lokasi tersebut akan langsung disambut oleh visual mewah dari enam unit mobil papan atas. Koleksi tersebut meliputi dua unit Ferrari berwarna merah yang ikonik, Porsche dalam balutan warna merah dan abu-abu, Mercedes-Benz elegan berwarna abu-abu, serta satu unit Mini Cooper merah yang sporty. Tak jauh dari barisan tersebut, tampak sebuah Rolls-Royce hitam dengan kap mesin abu-abu yang memancarkan aura kemewahan kelas tinggi.
Tantangan dalam Penilaian Aset
Meski wujud fisiknya sudah terpampang nyata, proses lelang mobil mewah ini ternyata masih harus melewati jalan panjang. Pihak Kejaksaan menjelaskan bahwa saat ini seluruh aset tersebut masih dalam tahap penilaian harga yang sangat teliti. Bukan tanpa alasan, beberapa unit di antaranya memiliki spesifikasi yang tidak biasa.
“Saat ini masih dalam proses penilaian. Belum bisa dilelang sekarang karena tim penilai masih bekerja. Terutama untuk dua unit Ferrari tersebut, barangnya masuk kategori sangat langka, sehingga butuh kecermatan khusus dalam menentukan nilainya,” ujar salah seorang petugas di lokasi, Kamis (21/5/2026).
Prosedur ini sangat krusial guna memastikan harga limit lelang mencerminkan nilai pasar yang adil dari kendaraan-kendaraan eksotis tersebut. Tim penilai aset negara harus mempertimbangkan kondisi teknis, kelengkapan surat, hingga faktor kelangkaan unit di pasar otomotif global.
Bukan Sekadar Kendaraan Mewah
Tak hanya koleksi mobil mewah, Badan Pemulihan Aset juga memperlihatkan berbagai aset sitaan lainnya yang berasal dari kediaman suami Sandra Dewi tersebut. Di area pameran yang sama, terlihat puluhan tas bermerek ternama seperti Hermes, Dior, Chanel, hingga Louis Vuitton yang memiliki nilai tak kalah fantastis.
Selain itu, sejumlah perhiasan berharga yang disita dari kediaman tersangka juga turut dipamerkan. Seluruh barang-barang tersebut dipastikan merupakan aset yang terkait langsung dengan perkara hukum yang menjerat Harvey Moeis dalam kasus PT Timah.
Kapan Lelang Dimulai?
Mengenai jadwal pasti kapan masyarakat umum bisa mulai melakukan penawaran, pihak kejaksaan belum memberikan tanggal spesifik. Penentuan harga dasar menjadi kunci utama sebelum pengumuman lelang resmi dipublikasikan melalui kanal-kanal pemerintah.
“Segera (coming soon). Begitu nilainya sudah keluar, barang-barang ini akan langsung kami lelang dan informasikan secara transparan kepada publik,” pungkas petugas tersebut menegaskan komitmen Kejaksaan dalam pemulihan aset negara.
Hingga saat ini, proses hukum terhadap Harvey Moeis terus berjalan, dan penyitaan aset-aset megah ini menjadi simbol dari upaya penegakan hukum dalam mengembalikan kerugian negara akibat praktik korupsi di sektor pertambangan.