Privasi Terusik, Anak-anak Erin Murka Akibat Ulah Mantan ART yang Umbar Foto Rahasia ke Medsos
Rabu, 20 Mei 2026 23:05 WIB
Kabarmalam.com — Ruang privasi keluarga Rien Wartia Trigina, atau yang akrab disapa Erin, kini tengah terusik. Mantan istri dari komedian kondang Andre Taulany tersebut secara terbuka mengungkapkan kemarahan besar yang dirasakan anak-anaknya. Pemicunya bukan hal sepele, melainkan tindakan mantan Asisten Rumah Tangga (ART) mereka yang bernama Herawati, yang diduga sengaja menyebarkan privasi keluarga ke jagat maya.
Erin menceritakan betapa hancurnya perasaan buah hatinya ketika mengetahui foto-foto mereka diambil secara sembunyi-sembunyi melalui jendela rumah. Bukannya disimpan untuk kepentingan pekerjaan, foto tersebut justru diunggah ke media sosial dengan narasi yang dianggap menyudutkan dan merendahkan martabat keluarga.
“Anak-anak sebenarnya sadar kalau mereka difoto, tapi mereka sama sekali tidak menyangka kalau foto itu bakal diunggah ke media sosial, apalagi dengan caption yang sangat tidak pantas seperti itu,” ujar Erin dengan nada kecewa saat ditemui di kawasan Senayan City, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).
Kenzy Merasa Terlecehkan di Kamar Sendiri
Dampak psikologis dari aksi nekat mantan ART tersebut paling dirasakan oleh putra keduanya, Kenzy. Remaja tersebut merasa sangat terganggu karena area paling pribadinya diekspos tanpa izin. Herawati diduga telah merekam kondisi kamar tidur hingga ke area kamar mandi anak-anak demi konten pribadi di media sosialnya.
“Kenzy sangat marah. Kamarnya yang sedang berantakan malah divideokan, bahkan sampai ke bagian kamar mandi. Dia sengaja membuat konten seolah-olah menyebarkan stigma negatif bahwa menjadi anak artis itu malas dan berantakan. Ini sangat ironis, karena sebagai ART, tugasnya adalah membereskan, bukan malah menjadikannya bahan gunjingan di media sosial,” tegas Erin.
Ancaman Pidana Pelanggaran Data Pribadi
Kasus ini tidak hanya berhenti pada masalah etika, tetapi juga merambah ke ranah hukum. Kuasa hukum Erin, Stivany Agusia, memberikan peringatan keras terkait tindakan Herawati. Menurutnya, apa yang dilakukan mantan ART tersebut adalah bentuk pelanggaran nyata terhadap Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP).
“Berdasarkan Undang-Undang PDP, wajah dan aktivitas seseorang merupakan data pribadi. Mengunggah foto atau video orang lain ke media sosial tanpa persetujuan subjeknya memiliki konsekuensi pidana yang serius. Ini harus menjadi pelajaran bagi semua orang agar tidak sembarangan mengumbar privasi orang lain,” jelas Stivany.
Konflik yang Kian Memanas
Perseteruan ini sebenarnya berawal dari pengakuan Herawati yang mengklaim telah mendapatkan perlakuan kasar dan ancaman dari Erin selama bekerja. Herawati bahkan sempat mencari perlindungan hukum hingga ke tingkat DPR RI. Namun, tuduhan tersebut dibantah keras oleh pihak Erin.
Erin mengklaim memiliki bukti kuat berupa rekaman CCTV yang menunjukkan bahwa tidak pernah ada kekerasan fisik seperti yang dituduhkan. Sebagai langkah balasan atas pencemaran nama baik, Erin secara resmi telah melaporkan Herawati ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan pelanggaran UU ITE dan fitnah.
Kini, publik menunggu kelanjutan proses hukum ini, sementara keluarga Erin berusaha memulihkan kembali ketenangan dan privasi yang sempat terkoyak oleh ulah orang dalam sendiri.