Ikuti Kami
kabarmalam.com

Waspada Bahaya Sunscreen Palsu: SPF ‘Bodong’ yang Mengintai Kesehatan Kulit Anda

Jurnal | kabarmalam.com
Jumat, 15 Mei 2026 11:34 WIB
Waspada Bahaya Sunscreen Palsu: SPF 'Bodong' yang Mengintai Kesehatan Kulit Anda

Kabarmalam.com — Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan kulit, sebuah ancaman kesehatan baru justru muncul dari produk kosmetik yang paling diandalkan: sunscreen. Belakangan ini, jagat media sosial digemparkan oleh temuan mengejutkan mengenai peredaran sunscreen palsu yang mencantumkan klaim SPF tinggi namun hampir tidak memberikan perlindungan sama sekali.

Investigasi Viral: SPF 45 yang Ternyata ‘Zonk’

Kisah ini bermula dari investigasi Julian Sass, seorang ilmuwan kosmetik asal Kanada yang membagikan temuannya melalui TikTok. Dalam unggahan yang kini viral tersebut, Dr. Sass menaruh kecurigaan pada sebuah produk sunscreen yang memiliki tekstur transparan yang mencurigakan. Setelah dilakukan uji laboratorium in vitro dan pengecekan menggunakan kamera UV, fakta pahit terungkap.

Produk yang diklaim memiliki SPF 45 tersebut ternyata hanya memiliki kandungan perlindungan riil sebesar SPF 3,6. Lebih mengkhawatirkan lagi, produk tersebut sama sekali tidak mengandung bahan aktif pelindung matahari seperti zinc oxide atau filter kimia lainnya. Ini berarti, pengguna merasa aman beraktivitas di bawah terik matahari, padahal kulit mereka sama sekali tidak memiliki benteng pertahanan terhadap radiasi UV A maupun UV B.

Baca Juga  Baru Keramas Tapi Rambut Cepat Lepek? Ternyata Ini Sederet Penyebab Tak Terduga Menurut Pakar

Mengenali Ciri Sunscreen ‘Bodong’ di Pasaran

Popularitas skincare Korea yang meroket menjadi celah bagi para oknum untuk memproduksi barang tiruan. Produk-produk ternama seperti Beauty of Joseon dan Round Lab seringkali menjadi korban pemalsuan karena peminatnya yang sangat tinggi di pasar global.

Berdasarkan rangkuman tim Kabarmalam.com, berikut adalah beberapa ciri fisik yang bisa Anda waspadai sebelum membeli:

  • Tekstur dan Konsistensi: Produk asli biasanya memiliki tekstur krim lotio yang ringan dan cepat meresap. Sebaliknya, produk palsu seringkali terasa seperti pasta atau kapur yang sulit diratakan pada kulit.
  • Kemasan dan Material: Perhatikan kualitas tabung produk. Kemasan palsu seringkali menggunakan material menyerupai aluminium foil yang kaku, bukan plastik berkualitas tinggi.
  • Detail Tipografi: Pada produk palsu, font atau jenis huruf biasanya terlihat lebih tebal, miring, atau memiliki spasi yang berantakan.
  • Sistem Verifikasi: Brand besar seperti Beauty of Joseon kini mulai menyertakan kode QR pada kemasan yang bisa dipindai untuk memastikan keaslian produk.
Baca Juga  Kisah Haru Patrick Ball: Bebas dari Belenggu Utang Rp1,2 Miliar Berkat Kesuksesan Serial 'The Pitt'

Risiko Fatal: Dari Penuaan Dini Hingga Kanker Kulit

Penggunaan sunscreen dengan SPF palsu bukan hanya masalah kerugian materi, tetapi juga ancaman kesehatan jangka panjang. Paparan sinar ultraviolet yang tidak terfilter dengan baik dapat merusak struktur DNA kulit secara permanen. Kondisi ini secara signifikan meningkatkan risiko kanker kulit.

Ada tiga jenis kanker kulit yang perlu diwaspadai akibat kelalaian perlindungan UV:

  1. Karsinoma Sel Basal: Muncul sebagai benjolan mengilap atau luka yang tidak kunjung sembuh.
  2. Karsinoma Sel Skuamosa: Jenis yang paling umum akibat paparan matahari berlebih, biasanya berbentuk bercak bersisik atau benjolan merah keras.
  3. Melanoma: Jenis kanker kulit yang paling mematikan karena berkembang dari sel pigmen kulit.

Tips Belanja Aman dan Memilih Proteksi yang Tepat

Paul Banwell, seorang ahli kanker kulit terkemuka, memberikan nasihat sederhana: “Jika harganya terlalu murah untuk menjadi kenyataan, besar kemungkinan produk itu memang tidak asli.” Belilah produk hanya dari gerai resmi atau toko yang telah terverifikasi dengan ulasan yang kredibel.

Baca Juga  Makin Intim, Kim Kardashian dan Lewis Hamilton Pamer Kemesraan di Pantai Malibu

Selain memastikan keaslian, penting juga untuk memahami jenis perlindungan yang dibutuhkan kulit Anda. Secara umum, sunscreen terbagi menjadi dua kategori utama:

  • Mineral Sunscreen: Bekerja secara fisik memantulkan sinar matahari (biasanya mengandung Zinc Oxide atau Titanium Dioxide). Sangat disarankan untuk pemilik kulit sensitif.
  • Chemical Sunscreen: Bekerja dengan menyerap radiasi UV dan mengubahnya menjadi energi panas. Keunggulannya adalah tidak meninggalkan residu putih (white cast), sehingga sangat disukai oleh pemilik kulit gelap.

Apapun jenis yang Anda pilih, pastikan produk tersebut telah terdaftar secara resmi dan digunakan secara rutin setiap hari, bahkan saat cuaca mendung atau ketika berada di dalam ruangan. Jangan biarkan kesehatan kulit Anda menjadi taruhan hanya karena tergiur harga yang murah.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com