Ikuti Kami
kabarmalam.com

Baru Keramas Tapi Rambut Cepat Lepek? Ternyata Ini Sederet Penyebab Tak Terduga Menurut Pakar

Jurnal | kabarmalam.com
Jumat, 10 Apr 2026 09:37 WIB
Baru Keramas Tapi Rambut Cepat Lepek? Ternyata Ini Sederet Penyebab Tak Terduga Menurut Pakar

Kabarmalam.com — Pernahkah Anda merasa baru saja selesai mencuci rambut, namun dalam hitungan jam mahkota Anda kembali terlihat berminyak, kusam, dan kehilangan volumenya? Fenomena rambut lepek yang muncul tak lama setelah keramas seringkali membuat kita menyalahkan produk shampo atau kondisioner yang digunakan. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk membuang botol perawatan tersebut, ada baiknya memahami bahwa masalah utama mungkin bukan terletak pada produknya, melainkan pada dinamika kondisi kulit kepala Anda sendiri.

Transformasi Kulit Kepala Seiring Waktu

Menurut laporan kesehatan rambut yang dihimpun tim Kabarmalam.com, kondisi kulit kepala manusia tidaklah statis. Dr. Brianna Olamiju, seorang spesialis kulit dari Spring Street Dermatology, New York, menjelaskan bahwa seiring bertambahnya usia, kebutuhan perawatan rambut kita akan ikut berevolusi. Perubahan hormon yang signifikan, seperti yang terjadi saat masa kehamilan, perimenopause, hingga menopause, memiliki andil besar dalam memicu produksi sebum atau minyak alami secara berlebih.

Baca Juga  Bebas Ketombe Meski Pakai Helm Tiap Hari? Simak Tips Rahasia dan Cara Keramas yang Benar Menurut Ahli

Tidak hanya faktor fisiologis alami, beberapa gangguan kesehatan internal seperti masalah tiroid atau Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) juga dapat memengaruhi metabolisme kulit kepala. Hal ini berdampak langsung pada seberapa cepat rambut Anda menjadi berminyak. Jika Anda merasa produksi minyak meningkat drastis, menyetop penggunaan kondisioner pada area akar atau beralih ke produk yang lebih ringan bisa menjadi langkah awal yang bijak.

Musuh Tak Kasat Mata: Polusi dan Residu Produk

Selain faktor dari dalam tubuh, lingkungan sekitar juga memegang peranan krusial. Paparan sinar ultraviolet (UV) yang ekstrem dan polusi udara ternyata mampu memecah struktur protein alami pada batang rambut, menjadikannya rapuh dan mudah terlihat kusam. Udara yang terlalu panas dapat merangsang kelenjar minyak bekerja lebih aktif, sementara udara dingin yang kering justru membuat rambut dehidrasi dan tampak berantakan.

Baca Juga  Bukan Sekadar Olahraga, Inilah Rahasia Visual di Balik Perut Kencang Miranda Kerr di Runway Victoria's Secret

Dr. Dendy Engelman dari Shafer Clinic menambahkan catatan penting mengenai penumpukan residu. Seringkali, sisa-sisa produk yang mengandung silikon, lilin (waxes), hingga minyak mineral mengendap di permukaan kulit kepala. Penumpukan inilah yang memberikan kesan berat dan lepek meskipun Anda merasa sudah membilasnya dengan bersih. “Kondisi kulit kepala yang bersih adalah kunci utama efektivitas produk perawatan,” ungkapnya.

Solusi Praktis Mengembalikan Kilau Rambut

Untuk mengatasi masalah ini, Anda tidak perlu terburu-buru mengganti seluruh rangkaian perawatan. Kabarmalam.com menyarankan beberapa langkah taktis yang bisa Anda coba di rumah:

  • Gunakan Clarifying Shampoo: Jika rambut terasa berat karena sisa mineral dari air atau residu produk, jenis shampo ini efektif untuk pembersihan mendalam.
  • Cek Kandungan Produk: Cari produk yang mengandung panthenol atau glycerin untuk menjaga kelembapan tanpa menambah beban minyak.
  • Minyak Alami yang Tepat: Gunakan jojoba oil atau argan oil pada ujung rambut untuk mengembalikan kilau alami tanpa membuat kulit kepala berminyak.
  • Kurangi Suhu Panas: Membatasi penggunaan alat styling panas dapat mencegah kerusakan kutikula yang membuat rambut tampak kusam.
Baca Juga  Tetap Glowing dan Terlindungi! Inilah 4 Rahasia Reapply Sunscreen Tanpa Merusak Makeup

Kualitas air yang digunakan untuk mandi juga patut diperhatikan. Air dengan kandungan mineral tinggi atau ‘hard water’ seringkali menjadi penyebab tersembunyi rambut terasa kaku dan sulit diatur. Jika Anda sudah melakukan perubahan rutin namun gejala seperti rambut rontok berlebih atau gatal yang disertai kemerahan terus berlanjut, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit guna mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com