Ikuti Kami
kabarmalam.com

Melepas Kemewahan Rp 49 Triliun, Pendiri e.l.f. Cosmetics Scott-Vincent Borba Pilih Jalan Hidup Sebagai Pastor

Jurnal | kabarmalam.com
Kamis, 14 Mei 2026 21:08 WIB
Melepas Kemewahan Rp 49 Triliun, Pendiri e.l.f. Cosmetics Scott-Vincent Borba Pilih Jalan Hidup Sebagai Pastor

Kabarmalam.com — Dunia gemerlap Hollywood dan bisnis kosmetik global baru-baru ini dikejutkan oleh sebuah transformasi hidup yang sangat kontras dari seorang Scott-Vincent Borba. Pria yang dikenal sebagai otak di balik raksasa industri kecantikan, e.l.f. Cosmetics, memutuskan untuk meninggalkan seluruh kekayaan triliunannya demi mengejar panggilan spiritual sebagai seorang pastor.

Puncak Kejayaan dan Harta Melimpah

Nama Scott-Vincent Borba mulai meroket saat ia mendirikan e.l.f. (Eyes Lips Face) Cosmetics pada tahun 2004 bersama rekan-rekannya. Brand ini bukan sekadar pemain kecil; e.l.f. bertransformasi menjadi salah satu merek kosmetik paling berpengaruh di dunia dengan valuasi bisnis mencapai US$3 miliar atau sekitar Rp 49 triliun. Sebagai seorang entrepreneur sukses, Scott adalah definisi nyata dari kehidupan jetset California.

Ia bukan hanya pengusaha, melainkan juga ahli kecantikan langganan para bintang papan atas. Salah satu kisahnya yang paling ikonik adalah saat ia memberikan perawatan wajah mewah menggunakan berlian senilai US$7.000 (sekitar Rp 122 juta) untuk aktris Mila Kunis. Scott juga sering terlihat menghabiskan waktu di pesta-pesta eksklusif bersama sosialita seperti Paris Hilton hingga Kim Kardashian.

Baca Juga  Navigasi Bintang 27 April: Strategi Cancer Menjemput Peluang dan Kedewasaan Virgo dalam Asmara

Merasakan Kehampaan di Tengah Kemewahan

Namun, di balik fasad kehidupan yang tampak sempurna itu, Scott menyimpan rasa lelah yang mendalam secara emosional. Kepada media, ia mengenang masa-masa tersebut sebagai momen di mana ia merasa seperti “poster boy” untuk kehidupan mewah, namun jiwanya terasa kering.

“Saya berada di sebuah pesta dan merasa sangat, sangat tidak bahagia. Saya merasa kosong, benar-benar kosong. Hidup saya saat itu seperti membakar lilin dari dua sisi,” ungkap Scott dalam sebuah wawancara. Kesuksesan finansial yang ia raih ternyata tidak mampu menambal celah kehampaan di hatinya.

Titik Balik: Menanggalkan Aston Martin dan Rumah Pantai

Momen pencerahan Scott datang ketika ia mulai mempertanyakan makna hidupnya melalui doa. Ia merasa bahwa Tuhan memanggilnya untuk melakukan sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar membangun bisnis kosmetik. Awalnya, ia mengira hanya perlu menyumbangkan sebagian hartanya, seperti menjual mobil mewah Aston Martin miliknya. Namun, ia menyadari bahwa panggilan itu meminta seluruh aspek hidupnya.

Baca Juga  Kisah Haru Devi: Pakai Toga di Lorong Bus Demi Restu Orang Tua yang Berangkat Haji

Tanpa ragu, pria berusia 52 tahun ini memutuskan untuk melepas segalanya. Ia menyumbangkan rumah pantainya yang megah di California, seluruh koleksi mobil mewah, hingga simpanan uang tunainya ke berbagai badan amal. Ia memilih untuk benar-benar “miskin” demi kekayaan spiritual.

Hidup Sederhana di Balik Tembok Seminari

Kini, Scott-Vincent Borba menjalani keseharian yang jauh berbeda di St. Patrick’s Seminary, California. Tidak ada lagi lampu sorot kamera atau karpet merah. Ia kini merupakan seorang diakon dan seminaris yang tinggal di sebuah kamar kecil yang sangat sederhana, dengan hanya sebuah salib yang menghiasi dindingnya.

“Hidup saya sekarang benar-benar sederhana. Tapi sejujurnya, saya belum pernah sebahagia ini sepanjang hidup saya,” tuturnya dengan penuh kedamaian. Menariknya, Scott teringat kembali masa kecilnya ketika sang ibu pernah bertanya apakah ia ingin menjadi pastor. Kala itu, ia melihat jubah pastor berkilau seperti glitter—sebuah pertanda kecil bahwa jalan ini memang sudah menunggunya sejak lama.

Baca Juga  Fenty Beauty Luncurkan 'Rose Amber' di WhatsApp: Konsultasi Kecantikan Kini Semudah Chat Teman

Transformasi Scott-Vincent Borba menjadi pengingat kuat bagi banyak orang bahwa kesuksesan materi tidak selalu berbanding lurus dengan kebahagiaan batin. Meski telah meninggalkan aset senilai triliunan rupiah, ia justru menemukan kekayaan yang lebih abadi di altar gereja.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com