Tanggapan Santai Ardhito Pramono Soal Isu Gimmick Asmara dengan Davina Karamoy
Rabu, 13 Mei 2026 15:33 WIB
Kabarmalam.com — Di tengah sorotan lampu kamera dan hiruk pikuk panggung hiburan, hubungan asmara antara musisi berbakat Ardhito Pramono dan aktris cantik Davina Karamoy mendadak menjadi perbincangan hangat. Sejak memutuskan untuk mulai ‘go public’, tak sedikit netizen yang melayangkan tudingan miring. Isu tentang ‘gimmick’ demi mendongkrak popularitas pun mulai bermunculan di berbagai platform media sosial.
Namun, alih-alih merasa terganggu atau memberikan pembelaan yang berapi-api, Ardhito justru menunjukkan sikap yang sangat kontras. Saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pelantun lagu ‘Teman Perjalanan’ ini menanggapi segala spekulasi tersebut dengan kepala dingin dan senyuman santai. Ia seolah ingin menegaskan bahwa kebahagiaannya tidak bergantung pada jempol netizen.
Fokus pada Kejujuran Hati
Bagi Ardhito, kebisingan di media sosial adalah sesuatu yang berada di luar kendalinya. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak ingin membiarkan komentar negatif merusak suasana hatinya, apalagi mengganggu keharmonisan hubungannya dengan Davina Karamoy.
“Ah itu sih elah… saya juga nggak mau dengerin, saya juga nggak… ya saya percaya diri aja,” ujar bintang film Gudang Merica tersebut dengan nada santai pada Selasa malam.
Ia menyadari sepenuhnya bahwa sebagai publik figur, setiap langkahnya akan selalu dinilai oleh publik. Meski begitu, Ardhito memilih untuk tetap berpijak pada realitas perasaannya sendiri daripada sibuk mengejar validasi dari para pengguna internet. Menurutnya, kejujuran dalam sebuah hubungan asmara jauh lebih berharga dibandingkan sekadar pembuktian di layar gawai. “Terserah netizen mau bilang apa, terserah penilaiannya gitu. Cuma kayak kalau misalnya ngomongin soal hati ya sudah,” tuturnya secara diplomatis.
Menertawakan Spekulasi Liar
Menariknya, Ardhito mengungkapkan sebuah fakta unik. Alih-alih merasa sakit hati saat membaca komentar yang menyebut kemesraan mereka sebagai ‘settingan’, ia dan Davina justru sering menghabiskan waktu bersama untuk membaca komentar-komentar tersebut. Bagi mereka, spekulasi liar netizen terkadang terdengar sangat tidak masuk akal sehingga menjadi bahan hiburan tersendiri.
“Nggak usah didengerin… ketawa-ketawa aja kita mah,” selorohnya sambil tertawa kecil. Interaksi positif antara keduanya justru semakin menguat karena mereka memilih untuk mengabaikan ‘noise’ digital yang ada di sekitar mereka.
Ardhito menutup perbincangan dengan menegaskan bahwa selama komunikasi dan kedekatan mereka berjalan baik secara nyata, apa yang dikatakan orang lain tidak akan menjadi beban bagi mereka. Baginya, kenyamanan saat bersama Davina adalah hal utama yang tak tergoyahkan oleh opini publik mana pun. Hubungan yang dewasa, menurut Ardhito, adalah ketika dua orang di dalamnya bisa menertawakan badai di luar sana tanpa membiarkannya masuk ke dalam rumah.