Clara Shinta Mantap Berpisah, Tak Ada Gugatan Harta Gana-gini Maupun Nafkah dalam Proses Cerai
Kamis, 07 Mei 2026 12:35 WIB
Kabarmalam.com — Badai rumah tangga yang menerpa selebgram kenamaan, Clara Shinta, kini memasuki babak baru di meja hijau. Sosok yang memiliki nama lengkap Elisabeth Clara Shinta Aritonang ini tampaknya sudah membulatkan tekad untuk mengakhiri ikatan pernikahannya dengan Muhammad Alexander Assad tanpa ingin memperkeruh suasana dengan tuntutan materi.
Dalam sidang perdana yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, terungkap sebuah fakta menarik di balik gugatan cerai yang dilayangkan Clara. Alih-alih meributkan pembagian aset atau tunjangan finansial pasca-perpisahan, Clara Shinta justru memilih untuk melepaskan haknya terkait harta gana-gini maupun tuntutan nafkah.
Fokus Utama: Legalitas Perpisahan Tanpa Drama
Kuasa hukum Clara Shinta, Moh. Akil Rumaday, menegaskan bahwa fokus utama kliennya saat ini hanyalah kepastian hukum mengenai status perkawinannya. Clara tidak ingin proses hukum ini terhambat oleh konflik pembagian harta yang berbelit-belit, yang seringkali menjadi batu sandungan dalam perceraian selebgram di tanah air.
“Kalau Ibu Clara kan sebenarnya tidak menginginkan hal-hal lain ya, hanya fokus pada perceraian saja. Itu saja,” ungkap Akil saat ditemui oleh awak media di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026). Ia juga menekankan kembali bahwa dalam dokumen gugatan resmi, poin mengenai harta gana-gini sama sekali tidak dicantumkan.
Kondisi Kesehatan yang Menurun Menjelang Sidang
Meski agenda sidang sangat krusial, Clara Shinta terpaksa absen pada pertemuan perdana tersebut. Berdasarkan keterangan tim hukumnya, sang selebgram sedang dalam kondisi kesehatan yang menurun drastis sehingga harus menjalani pemeriksaan medis intensif.
“Beliau sedang kurang enak badan, demam. Jadi, sudah diperiksa di rumah sakit dan ada hasil cek darahnya. Beliau sakit dan tadi hakim memerintahkan kami untuk menghadirkan langsung prinsipal pada sidang berikutnya,” tutur Akil menjelaskan alasan ketidakhadiran kliennya di hadapan majelis hakim.
Menanti Kelanjutan di Meja Mediasi
Perjalanan asmara Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad terbilang cukup singkat. Keduanya resmi mengikat janji suci pernikahan pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Namun, belum genap satu tahun membina rumah tangga, isu miring terkait dugaan perselingkuhan mulai meretakkan keharmonisan mereka, hingga akhirnya berujung pada gugatan cerai yang didaftarkan pada April 2026.
Kini, pihak pengadilan telah menjadwalkan sidang lanjutan pada 21 Mei 2026 mendatang. Agenda tersebut akan difokuskan pada proses mediasi, di mana kehadiran Clara Shinta maupun Muhammad Alexander Assad bersifat wajib demi mencari jalan keluar terbaik bagi permasalahan hukum rumah tangga mereka.