Misi Ry Hyori Lindungi Gen Z dari Jeratan Narkoba: Jadikan Keluarga Sebagai ‘Great Wall’
Senin, 04 Mei 2026 12:03 WIB
Kabarmalam.com — Di tengah gemerlap panggung musik tanah air, penyanyi muda berbakat Ry Hyori menunjukkan sisi kepeduliannya yang mendalam terhadap isu sosial. Pemegang gelar Puteri Anak Indonesia Budaya 2023 ini tak segan menyuarakan kegelisahannya terkait ancaman penyalahgunaan narkotika yang kian mengintai generasi muda saat ini.
Dalam sebuah diskusi hangat melalui sesi podcast bersama BNN RI, Ry menegaskan bahwa proteksi terhadap pengaruh buruk bukan dimulai dari lingkungan luar, melainkan dari unit terkecil masyarakat, yakni keluarga. Menurutnya, harmonisasi di dalam rumah adalah perisai paling kokoh bagi remaja untuk menghadapi kerasnya pergaulan di luar sana.
Keluarga Sebagai Benteng Pertahanan Utama
“Keluarga itu ibarat barrier atau great wall yang menjaga kita dari paparan negatif. Entah itu bahaya narkoba, lingkungan yang toksik, hingga pergaulan yang salah arah,” ungkap pelantun lagu “Sugar” tersebut saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan baru-baru ini.
Ry Hyori mengusung pendekatan yang personal dan santai untuk mematahkan stigma bahwa menjauhi narkoba adalah hal yang sulit. Ia menitikberatkan pada tiga pilar utama yang harus dipegang teguh oleh anak muda: ketaatan kepada Tuhan, kedekatan emosional dengan orang tua, serta keberanian sikap. Baginya, kata “tidak” harus diucapkan dengan lantang tanpa keraguan sedikit pun ketika berhadapan dengan tawaran barang haram tersebut.
Menolak Edukasi Konvensional yang Membosankan
Langkah nyata Ry ini mendapat apresiasi positif dari Pendeta Yerry Pattinasarany. Sosok yang juga aktif dalam gerakan kemanusiaan ini menilai bahwa edukasi untuk anak muda zaman sekarang tidak bisa lagi menggunakan metode konvensional yang kaku. Model sosialisasi satu arah dengan puluhan lembar slide presentasi dianggap sudah usang dan tidak relevan lagi bagi karakteristik Gen Z maupun Gen Alpha.
“Anak muda seperti Hyori butuh ruang edukasi yang kreatif. Sudah bukan zamannya lagi duduk diam di ruangan mendengarkan ceramah panjang. Lewat wadah yang sehat dan komunal seperti ini, pesan kampanye Say No To Drugs bisa kita galakkan secara lebih masif dan tepat sasaran,” jelas Yerry.
Pesan untuk Masa Depan Generasi Muda
Menutup perbincangan, Ry Hyori menitipkan pesan mendalam bagi rekan-rekan sebayanya. Ia mengajak setiap individu untuk mulai belajar mencintai diri sendiri dan menghargai masa depan yang masih panjang. Menghindari narkoba bukan sekadar mematuhi hukum, melainkan sebuah bentuk penghargaan tertinggi terhadap kehidupan dan impian yang ingin dicapai.
Ia berharap narasi positif ini dapat terus bergulir sehingga generasi muda Indonesia bisa tumbuh menjadi pribadi yang sehat, kreatif, dan berprestasi tanpa bayang-bayang zat adiktif.