Kisah Kangana Ranaut: Dari Tudingan Praktik Ilmu Hitam hingga Menjadi Politisi Vokal di India
Selasa, 21 Apr 2026 12:34 WIB
Kabarmalam.com — Dunia hiburan dan panggung politik India memang tak pernah sepi dari kontroversi yang menguras emosi. Namun, cerita yang dibagikan oleh Kangana Ranaut baru-baru ini melampaui drama layar lebar yang biasa ia perankan. Aktris sekaligus politisi ternama ini secara blak-blakan membuka kembali luka lama terkait tudingan miring yang pernah menyerang pribadinya, mulai dari label ‘penyihir’ hingga tuduhan melakukan praktik ilmu hitam.
Dalam sebuah wawancara mendalam yang dilansir dari Republic World, Kangana mengisahkan bagaimana mantan kekasihnya, Adhyayan Suman, beserta sejumlah pihak lainnya, berusaha menjatuhkan reputasinya dengan narasi yang sangat kelam. Ia dituduh kerap meminum darah manusia dan melakukan berbagai ritual mistis di dalam ruangan gelap yang tertutup rapat.
Serangan ‘Witch-Hunting’ di Usia Muda
Kangana mengenang bahwa masa-masa sulit tersebut terjadi saat dirinya masih berusia sekitar 26 hingga 27 tahun. Di usia yang masih tergolong sangat muda untuk menghadapi tekanan publik yang masif, ia merasa menjadi korban witch-hunting atau persekusi sistematis yang bertujuan menghancurkan karakternya. Baginya, tuduhan tersebut bukan sekadar serangan personal, melainkan upaya untuk mendelegitimasi posisinya sebagai seorang selebriti populer.
“Mantan kekasih saya dan beberapa orang lainnya mengatakan saya adalah penyihir, meminum darah, dan melakukan ilmu hitam di kamar gelap. Jika mereka memperlakukan saya dengan cara sekujam itu, mengapa saya harus tetap berusaha membuat mereka terlihat baik di mata dunia?” ungkap wanita yang kini berusia 39 tahun tersebut dengan nada tegas.
Bangkit Melalui Karya Fenomenal
Meski sempat terpojok oleh stigma negatif, Kangana berhasil membuktikan bahwa integritas dan kerja keras mampu membungkam segala rumor. Ia menyebut film Queen sebagai titik balik paling krusial dalam hidupnya. Film tersebut tidak hanya meledak secara komersial, tetapi juga memberinya kekuatan mental di tengah badai tekanan yang datang bertubi-tubi.
Film tersebut dianggap revolusioner karena berani mendobrak formula film bollywood konvensional. Tanpa kehadiran aktor pria besar sebagai daya tarik utama dan tanpa adegan aksi yang berlebihan, film ini mampu menggambarkan sosok perempuan yang mandiri dan berdaya, sangat kontras dengan tuduhan lemah atau ‘jahat’ yang dialamatkan kepadanya saat itu.
Transformasi Menjadi Politisi Parlemen
Saat ini, sosok Kangana Ranaut telah bertransformasi sepenuhnya. Sejak tahun 2024, ia resmi mengabdikan diri di jalur politik India sebagai anggota parlemen. Dikenal dengan karakternya yang vokal, berani, dan tanpa kompromi, ia aktif menyuarakan ideologi nasionalis serta mengawal berbagai isu sosial penting.
Kisah hidupnya menjadi bukti nyata bahwa masa lalu yang penuh tudingan miring tidak lantas menghentikan langkah seseorang untuk mencapai puncak karier, baik di industri seni maupun di kursi pemerintahan. Kangana kini berdiri tegak, tidak lagi sebagai korban tuduhan mistis, melainkan sebagai salah satu politisi wanita paling berpengaruh di negaranya.