Ikuti Kami
kabarmalam.com

Guncangan di Rumah Mode Italia: Stefano Gabbana Mundur dari Direksi D&G di Tengah Utang Rp 8,9 Triliun

Jurnal | kabarmalam.com
Jumat, 10 Apr 2026 19:36 WIB
Guncangan di Rumah Mode Italia: Stefano Gabbana Mundur dari Direksi D&G di Tengah Utang Rp 8,9 Triliun

Kabarmalam.com — Kabar mengejutkan datang dari jantung industri mode dunia di Milan. Stefano Gabbana, salah satu otak kreatif di balik kesuksesan global Dolce & Gabbana, dilaporkan telah resmi mengundurkan diri dari jajaran direksi perusahaan yang ia rintis selama hampir 40 tahun terakhir.

Keputusan besar ini terendus melalui dokumen resmi yang diajukan ke otoritas kamar dagang setempat. Berdasarkan laporan Bloomberg, desainer berusia 63 tahun tersebut sebenarnya sudah menanggalkan posisinya sejak Desember 2025 lalu. Langkah ini menandai babak baru bagi rumah mode yang selama ini dikenal sebagai simbol kemewahan dan sensualitas ala Italia di panggung industri fashion internasional.

Lilitan Utang Fantastis dan Masa Depan Saham

Hengkangnya Stefano dari kursi direksi terjadi di tengah awan mendung yang menyelimuti kondisi finansial Dolce & Gabbana. Perusahaan dikabarkan tengah berjuang menghadapi beban utang yang mencapai angka fantastis, yakni 450 juta euro atau sekitar Rp 8,9 triliun. Situasi ini memicu spekulasi mengenai masa depan kepemilikan perusahaan.

Baca Juga  Ramalan Zodiak 29 April: Cancer Jemput Peluang Besar, Leo Nikmati Arus Rezeki Melimpah

Stefano sendiri saat ini menguasai sekitar 40 persen saham di perusahaan yang berbasis di Milan tersebut. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa ia tengah menimbang berbagai opsi strategis terkait asetnya tersebut. Meski demikian, hingga saat ini pihak manajemen Dolce & Gabbana belum memberikan pernyataan resmi secara terbuka mengenai alasan di balik mundurnya sang pendiri.

Transisi Kepemimpinan dan Teka-Teki Kreatif

Estafet kepemimpinan di level manajerial kini telah beralih. Alfonso Dolce, yang merupakan saudara kandung dari Domenico Dolce, resmi mengambil alih posisi ketua direksi per Januari 2026. Alfonso sebelumnya telah menjabat sebagai CEO, dan perannya kini menjadi kian krusial dalam menavigasi perusahaan keluar dari krisis keuangan.

Baca Juga  Ironi di Balik Sentebale: Pangeran Harry Menghadapi Gugatan Hukum dari Yayasan yang Didirikannya

Meski telah mundur dari struktur direksi, keterlibatan Stefano sebagai Direktur Kreatif masih menyisakan tanda tanya besar. Namun, tanda-tanda kehadirannya masih terasa kuat saat ia tetap mendampingi Domenico dalam dua peragaan besar Dolce & Gabbana di ajang Milan Fashion Week pada awal tahun ini. Banyak pihak yang berharap sentuhan artistiknya tetap dipertahankan meski struktur organisasi mengalami perombakan besar-besaran.

Antara Kontroversi dan Dukungan Selebriti Hollywood

Perjalanan karier Stefano Gabbana memang tidak pernah sepi dari sorotan. Dalam beberapa tahun terakhir, ia sering memicu perdebatan publik akibat pernyataan-pernyataan kontroversialnya yang dinilai rasis dan homofobik. Namun, badai kritik tersebut nyatanya tidak menggoyahkan posisi Dolce & Gabbana di mata para selebriti hollywood dan pelanggan setianya.

Baca Juga  Ramalan Zodiak 17 April: Strategi Capricorn Menepis Ragu dan Navigasi Finansial Aquarius

Dukungan dari dunia hiburan tetap mengalir deras. Bahkan, peragaan busana koleksi Spring-Summer 2026 mereka pada September lalu menjadi pusat perhatian dunia karena digunakan sebagai lokasi syuting film sekuel legendaris, ‘The Devil Wears Prada 2’. Aktris legendaris Meryl Streep tampak hadir menghidupkan kembali karakter ikonik Miranda Priestly di barisan terdepan peragaan tersebut.

Film yang dijadwalkan tayang perdana pada 1 Mei mendatang ini seolah mengulang sejarah. Pada film pertamanya tahun 2006, nama Gabbana sempat menjadi bagian dari dialog ikonik saat karakter asisten yang diperankan Anne Hathaway ditegur karena ketidaktahuannya mengeja nama label besar tersebut. Kini, di tengah badai finansial dan mundurnya sang desainer, Dolce & Gabbana tetap berusaha membuktikan bahwa eksistensi mereka di dunia gaya hidup tidak akan mudah luntur oleh waktu.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com