Dendam Berujung Petaka, Pengantin Ini Depresi Setelah Disiram Cat Hitam oleh Ipar di Hari Pernikahan
Selasa, 21 Apr 2026 14:36 WIB
Kabarmalam.com — Hari pernikahan yang seharusnya menjadi momen paling indah dan sakral dalam hidup, justru berubah menjadi mimpi buruk yang tak terlukiskan bagi Gemma Monk. Alih-alih berjalan menuju pelaminan dengan penuh senyum, wanita asal Inggris ini harus menelan pil pahit setelah menjadi korban serangan brutal yang dilakukan oleh orang terdekatnya sendiri tepat di hari bahagianya.
Insiden memilukan ini terjadi saat Gemma sedang bersiap untuk mengucap janji suci dengan kekasih hatinya, Ken Monk, pada Mei 2024 lalu. Mengenakan gaun putih yang anggun, Gemma melangkah perlahan di atas karpet berwarna krem di venue Oakwood House, Maidstone, didampingi oleh sang ayah. Namun, suasana haru itu seketika pecah saat seseorang memanggil namanya. Hanya dalam hitungan detik, tubuh Gemma disiram cairan pekat berwarna hitam yang merusak gaun, wajah, hingga martabatnya di depan para tamu undangan.
Motif Balas Dendam yang Menyakitkan
Pelaku penyerangan tersebut tak lain adalah Antonia Eastwood, kakak ipar Gemma yang menikah dengan kakak kandungnya, Ashley. Serangan ini diduga kuat didasari oleh konflik keluarga dan dendam lama. Antonia menuduh Gemma pernah mencoba mempermalukannya saat pernikahannya sendiri pada September 2023 silam.
Gemma yang sangat syok sempat terlibat kontak fisik dengan pelaku sebelum akhirnya Antonia melarikan diri dari lokasi kejadian. Tragedi ini meninggalkan luka batin yang sangat dalam bagi Gemma. Dalam pernyataannya di hadapan pihak kepolisian, Gemma mengaku bahwa kejadian tersebut telah menghancurkan jati dirinya.
“Hal ini berdampak dramatis pada hidupku. Aku merasa kehilangan martabat. Jika bukan karena anak-anak dan keluarga, aku rasa aku tidak akan sanggup bangun dari tempat tidur untuk mengurus diriku sendiri,” ungkap Gemma dengan nada penuh emosional, seperti yang dilaporkan oleh Kent Online.
Perjuangan Melawan Trauma dan Depresi
Dampak dari peristiwa ini bukan sekadar noda cat di gaun putih, melainkan gangguan mental berupa depresi berat. Padahal, sebelum pernikahan, Gemma baru saja berjuang melawan kekhawatiran akan penyakit kanker. Meski akhirnya dinyatakan sehat, kondisi fisiknya yang sempat menurun membuat serangan ini terasa berkali-kali lipat lebih menyakitkan.
Meskipun dirundung duka, Gemma menunjukkan ketegaran yang luar biasa. Setelah membersihkan sisa cat dari tubuhnya di ruang ganti, ia tetap melanjutkan prosesi pernikahan dengan meminjam gaun darurat yang disediakan petugas venue. Ia bersikeras untuk tetap menikahi pasangan yang telah menemaninya selama lebih dari 20 tahun tersebut.
Konsekuensi Hukum bagi Pelaku
Kasus pernikahan viral yang tragis ini akhirnya berujung di meja hijau. Pengadilan Inggris menjatuhkan hukuman kepada Antonia Eastwood atas dua pelanggaran pidana perusakan barang. Wanita berusia 49 tahun itu kini dilarang keras menghadiri acara keluarga atau mendekati Gemma.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, pengadilan memerintahkan Antonia untuk membayar ganti rugi sebesar £5.000 (sekitar Rp 115 juta) kepada Gemma dan £1.000 (sekitar Rp 23 juta) kepada pihak pengelola gedung Oakwood House. Selain itu, Antonia juga dikenai perintah penahanan atau restraining order selama 10 tahun.
Kini, hubungan antara kedua keluarga tersebut dipastikan hancur total. Ken, yang dulunya adalah sahabat karib Ashley, merasa sangat kecewa. Sebuah hari yang seharusnya menjadi kenangan manis, kini harus tercatat dalam sejarah keluarga Monk sebagai hari dengan kenangan terburuk yang tak mungkin terhapus oleh waktu.