Ustaz Solmed Ambil Langkah Tegas, Polisikan Akun Penyebar Fitnah Keji Terkait Isu SAM
Minggu, 19 Apr 2026 22:34 WIB
Kabarmalam.com — Dunia religi dan hiburan tanah air tengah diguncang oleh kabar mengejutkan dari penceramah kondang, Ustaz Solmed. Merasa nama baiknya dicemarkan melalui narasi liar di jagat maya, sang ustaz akhirnya memilih untuk menempuh jalur hukum. Badai fitnah yang mengaitkan dirinya dengan sosok berinisial SAM dianggap sudah melampaui batas toleransi, terutama karena mulai mengusik ketenangan anak-anak dan istrinya di rumah.
Awal Mula Terungkapnya Isu Keji
Langkah hukum ini diambil bukan tanpa alasan. Ustaz Solmed mengaku awalnya tidak mengetahui adanya isu miring yang menyeret namanya. Ia baru menyadari skala persebaran informasi bohong tersebut setelah dibombardir berbagai pertanyaan dari rekan sejawat, sahabat, hingga awak media yang meminta klarifikasi.
“Justru dari pertanyaan-pertanyaan itulah saya kaget. Saya baru sadar ada berita fitnah yang sangat keji dilontarkan kepada saya setelah banyak teman-teman media juga bertanya, ‘Lho ada berita apa ini?’,” ungkapnya saat ditemui di Polda Metro Jaya baru-baru ini. Ia menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut telah membentuk opini publik yang keliru dan sangat merugikan citranya sebagai seorang pemuka agama.
Dampak Psikologis bagi Keluarga
Bagi Ustaz Solmed, masalah ini bukan sekadar serangan terhadap pribadinya, melainkan ancaman bagi kebahagiaan keluarganya. Ia mengungkapkan bahwa rentetan pertanyaan dari orang luar sangat mengganggu ketenangan hidup mereka. Setelah berdiskusi panjang dengan sang istri, April Jasmine, diputuskan bahwa diam bukanlah pilihan yang tepat kali ini.
“Istri saya tentu memberikan dukungan penuh. Sebagai suami, langkah ini saya ambil juga untuk melindungi martabat keluarga,” tambahnya. April Jasmine disebut tetap berdiri teguh di samping sang suami untuk menghadapi serangan hoaks yang masif tersebut.
Kekhawatiran Terhadap Jejak Digital
Afrian Bondjol, selaku kuasa hukum Ustaz Solmed, menegaskan bahwa kasus ini harus disikapi dengan serius. Fokus utama tim hukum bukan hanya soal pembersihan nama baik saat ini, melainkan perlindungan terhadap masa depan anak-anak kliennya dari dampak buruk jejak digital.
“Klien kami memiliki keluarga, memiliki anak-anak yang masih tumbuh. Isu ini sangat mengganggu. Tadinya kami mencoba bersabar dan mendiamkan, tapi narasi ini justru makin liar dan melonjak intensitasnya. Jejak digital ini berbahaya jika tidak segera diluruskan melalui jalur resmi,” tegas Afrian.
Laporan Resmi di Polda Metro Jaya
Kini, laporan tersebut telah resmi terdaftar dengan nomor STTLP/B/2687/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Kasus ini bermula dari unggahan di media sosial yang mencoba menghubungkan Ustaz Solmed dengan kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis yang melibatkan sosok berinisial SAM. Tuduhan tanpa dasar tersebut memicu gelombang hujatan yang dinilai sangat merusak reputasi sang ustaz di mata masyarakat.
Dengan laporan ini, Ustaz Solmed berharap kepolisian dapat segera mengusut tuntas akun-akun yang bertanggung jawab menyebarkan hoaks tersebut agar memberikan efek jera dan menghentikan pembunuhan karakter yang tengah terjadi.