Ikuti Kami
kabarmalam.com

Viral! Resepsi Pernikahan di Bogor Hadirkan Warung Jamu Estetik, Tamu Antre Panjang Demi Beras Kencur

Jurnal | kabarmalam.com
Sabtu, 18 Apr 2026 10:08 WIB
Viral! Resepsi Pernikahan di Bogor Hadirkan Warung Jamu Estetik, Tamu Antre Panjang Demi Beras Kencur

Kabarmalam.com — Di tengah gempuran tren stan kopi kekinian dan minuman boba di berbagai acara hajatan, sebuah pesta pernikahan di Bogor justru mencuri perhatian publik dengan cara yang sangat autentik. Bukannya menyajikan menu modern yang serba manis, pasangan pengantin ini memilih untuk memboyong “Warung Jamu” ke tengah-tengah kemegahan resepsi mereka.

Momen unik ini menjadi perbincangan hangat setelah akun TikTok @nikahsamakita mengunggah suasana pernikahan viral tersebut. Dalam video yang telah ditonton lebih dari 335 ribu kali itu, terlihat sebuah gerai jamu yang didesain dengan konsep pedesaan yang sangat estetis. Penggunaan meja kayu, hiasan tampah bambu, serta deretan botol kaca berisi ramuan herbal menciptakan atmosfer hangat yang jarang ditemukan di gedung pernikahan modern.

Para tamu undangan pun tampak tak ragu untuk mengantre. Alih-alih mencari es teh atau soda, mereka justru terlihat antusias menanti giliran untuk mencicipi segarnya beras kencur dan kunyit asam yang disajikan langsung oleh penjualnya. “Emang boleh se dimanja ini sama pengantin? Kapan lagi bisa nemu warung jamu tapi di wedding,” tulis akun @nikahsamakita dalam unggahannya yang memicu decak kagum warganet.

Baca Juga  Ramalan Zodiak 15 April: Strategi Fokus Aries dan Pesan Bijak Taurus dalam Menghadapi Hari

Sentuhan Tradisional di Puri Begawan Bogor

Diketahui, pesta pernikahan yang penuh inspirasi ini digelar pada 28 Maret 2026 di Puri Begawan, Bogor, Jawa Barat. Nadia Sophia, pihak penyelenggara dari tim wedding organizer yang menangani acara tersebut, mengonfirmasi bahwa kehadiran gerai jamu ini memang merupakan permintaan khusus dari sang mempelai.

“Ini tentang warung jamu yang ada di wedding. Salah satu stan favorit dan paling unik di Puri Begawan Bogor,” ujar Nadia saat memberikan keterangan. Menurutnya, alasan di balik pemilihan menu gubukan yang tidak biasa ini adalah keinginan pasangan pengantin untuk menghadirkan pengalaman budaya yang totalitas. Karena mengusung konsep pernikahan tradisional dengan adat yang kental, kehadiran jamu dianggap sebagai pelengkap yang sempurna untuk memperkuat nuansa lokal.

Baca Juga  NewJeans Beri Sinyal Comeback di Copenhagen, Misteri Formasi Member Masih Jadi Teka-teki

Langkah Berani Melawan Arus Tren Gen Z

Nadia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap keberanian pasangan ini. Di saat mayoritas pasangan muda atau generasi Gen Z lebih cenderung memilih stan kopi artisan atau camilan kekinian, pasangan asal Bogor ini justru memilih kembali ke akar tradisi Indonesia.

“Jujur kami merasa sangat senang dan terkesan, karena ini adalah hal baru dan sangat unik untuk sebuah acara pernikahan. Biasanya anak muda sekarang lebih pilih stall kopi, tapi kali ini mereka justru menghadirkan jamu,” tambah Nadia dengan antusias. Hal ini membuktikan bahwa elemen tradisional tetap memiliki daya tarik yang kuat jika dikemas dengan estetika yang tepat.

Souvenir yang Tak Kalah Berkesan

Keunikan pernikahan ini ternyata tidak berhenti pada menu minumannya saja. Untuk menjaga keselarasan nuansa hangat dan menenangkan yang telah dibangun sejak tamu mencicipi jamu, pasangan ini juga sangat detail dalam memilih buah tangan bagi para undangan. Sebagai kenang-kenangan, tamu yang hadir membawa pulang souvenir unik berupa diffuser dan lilin aromaterapi, yang semakin menambah kesan mewah sekaligus fungsional dari acara tersebut.

Baca Juga  Sinopsis Film 12 Strong: Aksi Heroik Pasukan Berkuda Chris Hemsworth di Bioskop Trans TV

Langkah pasangan ini seolah memberikan pesan bahwa sebuah pernikahan tidak selalu harus mengikuti tren pasar, melainkan bisa menjadi wadah untuk melestarikan kekayaan budaya dengan cara yang elegan. Inovasi warung jamu estetik ini pun kini mulai dilirik oleh banyak calon pengantin sebagai inspirasi untuk hari bahagia mereka kelak.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com