Strategi Aditya Zoni Jaga Ketenangan Ammar Zoni: Batasi Komunikasi dengan Dokter Kamelia Demi Mental Kakak
Sabtu, 18 Apr 2026 05:34 WIB
Kabarmalam.com — Menghadapi detik-detik krusial menjelang pembacaan vonis pengadilan, kondisi psikologis seorang terdakwa seringkali berada di titik nadir. Hal inilah yang disadari betul oleh Aditya Zoni terhadap kakaknya, Ammar Zoni. Sebagai adik, Aditya mengambil peran krusial sebagai ‘penyaring’ informasi demi memastikan kondisi kesehatan mental sang kakak tetap stabil di balik jeruji besi.
Salah satu langkah protektif yang diambil Aditya adalah membatasi arus komunikasi, termasuk dengan sosok Dokter Kamelia. Meski nama sang dokter sempat santer dikaitkan dengan Ammar, Aditya mengklarifikasi bahwa hubungan tersebut sebenarnya bermula dari lingkaran pertemanannya sendiri.
“Sebenarnya dia itu awalnya teman saya. Sebelum kenal dengan Bang Ammar, dia sudah lebih dulu kenal dengan saya,” ungkap Aditya Zoni saat ditemui di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, baru-baru ini. Ia menjelaskan bahwa kedekatan mereka bukan tanpa alasan, melainkan karena sempat terlibat dalam proyek bisnis bersama yang membuat mereka sering berinteraksi secara profesional maupun personal.
Proteksi Ketat dan Aturan Kunjungan
Meski memiliki kedekatan di masa lalu, Aditya menegaskan bahwa dalam situasi saat ini, tidak semua orang bisa memiliki akses bebas untuk menemui Ammar Zoni. Prosedur hukum yang ketat hanya mengizinkan anggota keluarga inti dan adik kandung untuk melakukan kunjungan secara langsung.
“Belum boleh (menjenguk). Aturannya memang hanya untuk keluarga inti. Jadi untuk saat ini, komunikasi memang sangat terbatas,” tambah Aditya menjelaskan posisi Dokter Kamelia dalam situasi tersebut.
Menyaring Narasi Negatif demi Semangat Hidup
Keputusan Aditya untuk tidak memberikan pembaruan informasi secara intens kepada pihak luar, termasuk Kamelia, didasari oleh kekhawatiran akan dampak psikologis bagi Ammar. Diketahui, mantan suami Irish Bella tersebut kini tengah berjuang melawan kecemasan, terutama terkait isu pemindahannya kembali ke Lapas Nusakambangan dan kondisi fisiknya yang dikabarkan kian menurun.
Aditya memilih untuk menjadi benteng bagi sang kakak dari segala pemberitaan miring yang beredar di media sosial maupun infotaiment. Ia ingin Ammar hanya mendengar kabar-kabar yang mampu membangkitkan rasa optimis di tengah proses persidangan yang melelahkan.
“Saya benar-benar menjaga apa yang sampai ke telinga Bang Ammar. Berita yang sekiranya bisa membuat mentalnya jatuh, akan saya simpan sendiri. Saya selalu berupaya menyuplai berita-berita positif saja agar dia tetap kuat menghadapi vonis nanti,” pungkasnya dengan nada tegas namun penuh perhatian sebagai seorang adik.