Bukan Sekadar Film Horor, Riset Ungkap Profesi yang Paling Banyak Diminati Psikopat
Jumat, 17 Apr 2026 05:36 WIB
Kabarmalam.com — Bayangan tentang psikopat sering kali tertuju pada sosok pembunuh berdarah dingin dalam layar lebar. Namun, realitanya jauh lebih dekat dari yang kita bayangkan. Mereka bisa saja duduk di kubikel sebelah atau bahkan menjadi atasan Anda di kantor. Sebuah studi terbaru memberikan pandangan menarik sekaligus mengejutkan mengenai bidang pekerjaan yang paling banyak memikat individu dengan kecenderungan psikopati.
Mekanik dan Pekerjaan Teknik: Pilihan Utama bagi Karakter Antisosial?
Berdasarkan riset mendalam dari University of Illinois di Urbana-Champaign, terungkap bahwa profesi mekanik berada di urutan atas sebagai pekerjaan yang paling diminati oleh mereka yang memiliki sifat gangguan kepribadian psikopat subklinis. Hal ini bukan tanpa alasan. Peneliti menemukan bahwa individu dengan dorongan antisosial cenderung memilih pekerjaan yang bersifat mengisolasi diri dan meminimalisir interaksi sosial.
Para ahli menjelaskan bahwa teknisi otomotif, pekerja teknik, serta profesional lainnya yang lebih sering bergelut dengan benda mati dibandingkan manusia memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk mengidap sifat ini. Dalam lingkungan kerja yang menyendiri, mereka merasa lebih nyaman karena tidak terbebani oleh kebutuhan afiliasi atau empati sosial yang biasanya dituntut dalam dunia kerja konvensional.
Membedah ‘Dark Triad’ dalam Lingkungan Profesional
Penelitian ini melibatkan lebih dari 600 mahasiswa dengan rentang usia 17 hingga 32 tahun. Para partisipan dianalisis berdasarkan tujuh aspek dari Dark Triad atau kepribadian antisosial yang meliputi:
- Keberanian (Boldness)
- Kekejaman (Meanness)
- Disinhibisi (Disinhibition)
- Pandangan Machiavellian
- Taktik Machiavellian
- Kekaguman Narsistik
- Rivalitas
Temuan menunjukkan bahwa kombinasi dari keberanian, kekejaman, dan disinhibisi berkorelasi kuat dengan minat pada pekerjaan praktis dan realistis. Individu dengan sifat ini lebih menyukai lingkungan yang “langsung kerja” tanpa basa-basi sosial, karena rendahnya motivasi mereka untuk menjalin hubungan antarmanusia yang bermakna.
Bahaya ‘Psikopat Sukses’ di Kursi Manajemen
Meski mekanik dan teknisi menjadi profesi yang paling banyak menarik minat mereka, para ahli memberikan peringatan yang jauh lebih serius mengenai fenomena “psikopat sukses”. Ini adalah individu yang menggabungkan kepercayaan diri narsistik dengan keberanian psikopat untuk menapaki tangga karir hingga ke posisi puncak kepemimpinan.
“Serigala berbulu domba” ini sering kali terlihat sangat menawan, berwibawa, dan kompeten di kesehariannya. Namun, di balik topeng tersebut, mereka bisa menjadi sosok yang sangat beracun (toxic) dan manipulatif bagi organisasi. Keberadaan mereka di posisi manajerial sering kali berdampak buruk pada kesehatan mental karyawan lainnya.
Langkah Preventif bagi Perusahaan
Menghadapi tantangan ini, para peneliti menyarankan agar tim rekrutmen dan eksekutif perusahaan lebih proaktif dalam mengidentifikasi sifat-sifat Dark Triad selama proses seleksi. Penggunaan tes psikologi yang mendalam bukan bertujuan untuk mendiskriminasi, melainkan untuk melindungi kesejahteraan kolektif karyawan dan menjaga produktivitas perusahaan.
Selain itu, konselor karir juga diharapkan dapat membantu individu dengan kecenderungan ini untuk mengenali perilaku mereka agar tidak merusak jalan karir sendiri maupun orang lain di masa depan. Menyadari keberadaan kepribadian unik ini di tempat kerja adalah langkah pertama untuk menciptakan lingkungan profesional yang lebih sehat dan aman bagi semua orang.