Buka Suara Soal Busana ‘Bustier’ di Inaugurasi Trump, Lauren Sanchez: Saya Bangga dengan Diri Sendiri
Rabu, 15 Apr 2026 20:34 WIB
Kabarmalam.com — Sosok Lauren Sanchez kembali menjadi pusat perhatian setelah setahun lebih bungkam mengenai polemik gaya busananya saat menghadiri inaugurasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Mantan jurnalis yang kini menjadi tunangan pendiri Amazon, Jeff Bezos, tersebut akhirnya memberikan klarifikasi mendalam mengenai pilihan busananya yang sempat memicu perdebatan panas di jagat maya.
Kilas balik ke Januari 2025, suasana di Gedung Capitol, Washington D.C., kala itu begitu formal dan sakral. Sanchez hadir mendampingi Bezos dengan balutan setelan serba putih yang elegan dari rumah mode kenamaan Alexander McQueen. Namun, yang menjadi batu sandungan bagi para kritikus mode dan netizen bukanlah blazer seharga US$ 2.590 miliknya, melainkan apa yang ia kenakan di baliknya: sebuah bustier renda putih yang cukup terbuka, alih-alih blus formal konvensional.
Pembelaan Diri di Tengah Hujatan Netizen
Dalam wawancara eksklusif terbarunya dengan The New York Times, Sanchez menegaskan bahwa ia tetap memegang teguh prinsipnya dalam berbusana. Meski banyak yang menghujat penampilannya tidak pantas untuk acara kenegaraan, perempuan berusia 56 tahun ini justru merasa pilihannya masih dalam koridor yang wajar.
“Saya bangga dengan diri saya sendiri,” ungkap Sanchez dengan nada percaya diri. Ia menjelaskan bahwa awalnya ia mengenakan coat senada dari Schiaparelli untuk menangkal udara dingin di luar ruangan. Namun, ketika acara dipindahkan ke dalam ruangan Capitol yang lebih hangat, ia memutuskan untuk melepas mantel tersebut tanpa menyadari bahwa penampilannya akan mengundang reaksi keras dari publik.
Netizen di media sosial kala itu memang tidak menahan diri. Banyak yang menyebutnya “tidak tahu tempat” hingga komentar pedas seperti “uang tidak bisa membeli kelas.” Sanchez pun menyadari posisinya yang selalu tersorot kamera karena berdiri tepat di belakang barisan utama Donald Trump.
Momen Viral Bersama Mark Zuckerberg
Tak hanya komentar netizen, sebuah foto yang memperlihatkan CEO Meta, Mark Zuckerberg, sedang berbincang dengan Sanchez juga sempat menjadi konten viral. Dalam foto tersebut, Zuckerberg tertangkap kamera seolah sedang melihat ke arah area dada Sanchez yang hanya tertutup bustier renda. Sanchez kini menanggapi hal tersebut dengan sedikit humor namun tetap reflektif.
“Saya paham sekarang. Sepertinya tidak boleh ada renda untuk acara di Gedung Putih,” seloroh wanita yang juga dikenal sebagai pilot helikopter handal ini.
Langkah Besar Menuju Met Gala 2026
Selain mengklarifikasi masa lalunya, Sanchez juga membahas peran strategisnya di masa depan dalam industri mode global. Kabar mengejutkan datang dari ajang prestisius Met Gala 2026, di mana Amazon resmi ditunjuk sebagai sponsor utama. Langkah ini sempat menuai skeptisisme dari kalangan elit mode yang menganggap Amazon mencoba ‘membajak’ acara tersebut.
Sanchez menceritakan bagaimana Anna Wintour, sosok paling berpengaruh di majalah Vogue, menghubunginya secara pribadi untuk kolaborasi ini. “Awalnya saya sempat bercanda, ‘Anna siapa ya?’,” kenangnya sambil tertawa. Bagi Sanchez dan Jeff Bezos, keterlibatan mereka dalam perhelatan fashion terbesar dunia tersebut adalah sebuah kehormatan besar sekaligus pembuktian bahwa pengaruh mereka melampaui dunia teknologi dan bisnis.
Dengan segala kontroversi yang ada, Lauren Sanchez terus menunjukkan bahwa ia tidak akan membiarkan kritik menghalangi langkahnya untuk tampil apa adanya di panggung dunia.