Ikuti Kami
kabarmalam.com

Bukan Sekadar Liburan Mewah, Ini Rahasia Jeff Bezos Taklukkan Stres Selama 25 Tahun

Jurnal | kabarmalam.com
Minggu, 07 Jun 2026 08:04 WIB
Bukan Sekadar Liburan Mewah, Ini Rahasia Jeff Bezos Taklukkan Stres Selama 25 Tahun

Kabarmalam.com — Pernahkah Anda merasa beban pikiran kian menumpuk meskipun sudah berkali-kali mencoba berlibur atau berbelanja demi melepas penat? Bagi sang miliuner sekaligus pendiri Amazon, Jeff Bezos, solusi mengatasi stres bukanlah tentang melarikan diri dari realita, melainkan menghadapinya dengan satu langkah sederhana yang telah ia praktikkan selama lebih dari dua dekade.

Dalam sebuah diskusi di Academy of Achievement Summit, sosok di balik raksasa e-commerce ini membedah kesalahpahaman umum tentang asal-usul tekanan mental. Menurut Bezos, banyak orang terjebak dalam lingkaran kecemasan bukan karena mereka bekerja terlalu keras, melainkan karena mereka menunda penyelesaian masalah yang sebenarnya sudah mereka ketahui solusinya.

Akar Masalah: Penundaan Adalah Musuh Utama

Bagi Bezos, stres adalah alarm alami yang berbunyi ketika seseorang mengabaikan sesuatu yang seharusnya segera ditangani. “Stres terjadi saat Anda mendapati masalah yang Anda tahu harus diselesaikan, namun Anda terus-menerus memilih untuk mengabaikannya,” ungkap pria berusia 62 tahun itu. Ia menegaskan bahwa kunci utama untuk meredam kegelisahan tersebut adalah dengan mengambil langkah pertama, sekecil apa pun itu.

Baca Juga  Mengenal Agnes Rahajeng, Puteri Indonesia 2026: Pembuka Jalan Sejarah bagi Banten

Baik itu sekadar melakukan panggilan telepon yang selama ini dihindari, mengirim email konfirmasi, atau memulai diskusi terbuka dengan rekan kerja, memulai tindakan nyata dapat secara drastis menurunkan level hormon stres dalam pikiran seseorang.

Bekerja Keras Tidak Selalu Berarti Stres

Satu poin menarik yang ditekankan Bezos adalah bantahannya terhadap kaitan antara jam kerja yang panjang dengan tingkat stres. Ia berpendapat bahwa seseorang bisa saja bekerja dengan intensitas tinggi namun tetap merasa bahagia asalkan mereka mencintai apa yang dilakukan dan aktif mengatasi tantangan yang muncul.

Sebaliknya, seseorang yang tidak bekerja atau menganggur sekalipun bisa merasakan tekanan mental yang luar biasa hebat jika mereka hanya berdiam diri meratapi nasib tanpa melakukan pergerakan. Kondisi kesehatan mental ini sangat bergantung pada sejauh mana kontrol yang kita ambil atas situasi hidup kita.

Baca Juga  Transformasi Jujur Caleb Shomo: Vokalis Beartooth Akui Gay Setelah 12 Tahun Menikah

Filosofi ‘Langkah Pertama’ ala Bezos

Bezos membagikan sebuah perumpamaan yang kuat tentang dua orang pengangguran. Orang pertama merasa stres karena hanya mencemaskan kondisinya tanpa ada upaya konkret. Sementara itu, orang kedua, meski masih belum mendapatkan pekerjaan, merasa lebih tenang karena ia aktif mengirim lamaran, menghadiri wawancara, dan mengikuti rencana terstruktur.

“Jika Anda sedang tidak bekerja tetapi secara aktif mengikuti serangkaian wawancara, Anda akan merasa jauh lebih ringan dibandingkan hanya duduk diam dan khawatir,” jelasnya. Perbedaannya bukan pada situasi sulit yang dihadapi, melainkan pada keberanian untuk memulai solusi.

Metode ini telah menjadi pedoman hidup Jeff Bezos selama 25 tahun terakhir. Dengan mengidentifikasi sumber masalah dan segera mengambil tindakan awal, beban pikiran yang tadinya terasa raksasa perlahan akan menjadi lebih mudah dikendalikan. Jadi, sebelum memutuskan untuk pergi berlibur jauh, mungkin yang Anda butuhkan hanyalah keberanian untuk membuka email yang selama ini Anda hindari.

Baca Juga  Rahasia Alma Tando Mendulang Cuan di TikTok: 8 Strategi Emas Menjadi Konten Kreator Beauty yang Berkarakter
Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com