Eva Manurung Blak-blakan Soal Kehamilan Lindi Fitriyana: Cucu Adalah Berkat yang Tak Boleh Ditolak
Senin, 13 Apr 2026 11:42 WIB
Kabarmalam.com — Di tengah sorotan kamera dan riuhnya perbincangan publik, ibunda dari Virgoun, Eva Manurung, akhirnya memilih untuk bersuara jujur. Dalam sebuah pengakuan yang emosional sekaligus tegas, ia mengonfirmasi kabar yang selama ini menjadi teka-teki: sang menantu, Lindi Fitriyana, kini tengah berbadan dua.
Hadir sebagai bintang tamu dalam program televisi Pagi Pagi Ambyar di studio Trans TV pada Senin (13/4/2026), Eva tidak lagi menutupi kenyataan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa usia kandungan Lindi saat ini telah memasuki bulan ketujuh. Sebuah fase di mana kebahagiaan kini bercampur dengan beragam narasi yang berkembang di luar sana.
Kejujuran di Balik Tanggal Pernikahan
Banyak pihak sebelumnya berspekulasi mengenai alasan di balik pemilihan tanggal pernikahan Virgoun dan Lindi yang digelar pada 26 Februari 2026 lalu. Eva menjelaskan bahwa pasangan tersebut sebenarnya sudah berbicara terbuka kepadanya jauh sebelum janji suci diucapkan.
“Waktu mau nikah pun mereka sudah bicara sama saya. Mereka sendiri yang mencari tanggal dan bulannya, dan Virgoun sangat teguh pada pilihannya di tanggal 26 Februari itu,” ungkap Eva dengan nada tenang. Ia menambahkan bahwa saat pesta pernikahan berlangsung, usia kandungan Lindi sebenarnya sudah menginjak hampir lima bulan.
Menghadapi Rumor dengan Lapang Dada
Isu mengenai kehamilan ini sempat mencuat ke permukaan lewat pernyataan seorang wanita yang mengaku sebagai mantan kekasih Virgoun. Alih-alih membantah dengan amarah, Eva Manurung justru memilih untuk merangkul kenyataan tersebut demi masa depan sang calon cucu.
“Betul, memang sudah berbadan dua. Bagi saya, itu adalah cucu. Kalau orang bertanya, saya sering bilang ‘ada deh’. Tapi sekarang memang sudah masuk tujuh bulan,” tuturnya. Bagi Eva, keselamatan dan pengakuan terhadap anak yang dikandung jauh lebih penting daripada sekadar menjaga citra di mata publik.
Cucu Adalah Berkat, Bukan Aib
Salah satu poin paling menyentuh dari pernyataan Eva adalah sudut pandangnya mengenai tanggung jawab. Ia mengungkapkan bahwa Lindi sempat merasa bersalah dan meminta maaf karena takut mencemarkan nama baik keluarga besar. Namun, Eva memberikan jawaban yang sangat bijak dan manusiawi.
Ia menceritakan bahwa Lindi sebelumnya sudah delapan tahun berkeluarga namun tidak pernah dikaruniai keturunan hingga akhirnya bercerai. Kehamilan ini pun dianggapnya sebagai mukjizat yang sudah lama dinantikan.
“Di situ pun dia bicara sama saya, ‘Mami jangan marah’. Saya justru bertanya balik: mana yang lebih bertanggung jawab? Mempertanggungjawabkan kehamilan atau menyuruh untuk menggugurkannya?” tegas Eva Manurung.
Ia menekankan bahwa dirinya menolak keras opsi untuk menutupi kenyataan dengan cara yang salah. Baginya, setiap anak yang lahir adalah anugerah. Ia tidak ingin cucunya kelak merasa ditolak hanya karena tekanan sosial. “Cucu itu berkat, keluarga bertambah, berkat pun bertambah. Saya tidak mau nanti kalau cucu saya lahir, saya malah tidak berani menggendongnya di depan orang banyak. Itu akan menyakiti hati saya,” pungkasnya.