Kondisi Kesehatan Menurun, Agenda Pemeriksaan Inara Rusli Terkait Dugaan Perzinaan Terpaksa Ditunda
Sabtu, 11 Apr 2026 17:14 WIB
Kabarmalam.com — Kabar terbaru datang dari proses hukum yang menyeret nama figur publik Inara Rusli. Penyidik Polda Metro Jaya secara resmi mengonfirmasi penundaan agenda klarifikasi terhadap ibu tiga anak tersebut terkait laporan dugaan perzinaan yang dilayangkan oleh Wardatina Mawa.
Inara yang sedianya dijadwalkan hadir menemui penyidik pada Rabu (8/4/2026) lalu, terpaksa absen lantaran kondisi fisiknya yang sedang tidak bugar. Hal ini dibenarkan oleh Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, yang menyebut pihaknya telah menerima surat keterangan resmi dari tim kuasa hukum sang artis.
Alasan Kesehatan Jadi Kendala Utama
Menurut penjelasan Kompol Andaru, ketidakhadiran Inara murni disebabkan oleh faktor kesehatan yang menurun secara tiba-tiba. “Pihak yang bersangkutan telah mengirimkan konfirmasi penundaan melalui penasihat hukumnya. Alasan utamanya adalah kondisi saksi yang sedang sakit, sehingga tidak memungkinkan untuk menjalani pemeriksaan sesuai jadwal awal,” tuturnya saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (10/4/2026).
Insanul Fahmi Dicecar Puluhan Pertanyaan oleh Penyidik
Meski pemeriksaan terhadap Inara Rusli harus tertunda, roda penyidikan dalam kasus ini terus berputar. Di hari yang sama, Insanul Fahmi, yang juga berstatus sebagai terlapor, menunjukkan sikap kooperatif dengan memenuhi panggilan kepolisian.
Insanul menjalani rangkaian pemeriksaan intensif selama kurang lebih empat jam. Selama durasi tersebut, penyidik melontarkan setidaknya 30 butir pertanyaan guna mendalami keterlibatan serta fakta-fakta hukum terkait laporan kasus perzinaan tersebut. Proses ini sempat terjeda sejenak untuk memberikan waktu ibadah salat Jumat bagi yang bersangkutan, sebelum akhirnya tuntas pada sore hari pukul 15.00 WIB.
Penyidik Agendakan Jadwal Ulang Pekan Depan
Pihak kepolisian menegaskan bahwa penundaan ini bukan berarti penghentian perkara, melainkan murni penyesuaian kondisi objektif di lapangan. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan pihak kuasa hukum Inara untuk menentukan kepastian waktu kehadiran kliennya di hadapan penyidik.
Rencananya, penyidik akan memanggil kembali Inara pada pekan depan, sembari memantau perkembangan kesehatannya. “Kami sudah merencanakan jadwal ulang pada minggu depan. Tanggal pastinya akan segera dikoordinasikan kembali antara penyidik dan pihak saksi agar proses hukum tidak terhambat,” tambah Kompol Andaru.
Perkara ini sendiri bermula dari laporan Wardatina Mawa yang menduga adanya tindak pidana perzinaan yang melibatkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli. Hingga detik ini, kepolisian masih terus menghimpun keterangan dari berbagai saksi, termasuk pihak keluarga, serta melakukan sinkronisasi dengan sejumlah alat bukti fisik yang telah diamankan guna memastikan kebenaran materiil dari laporan tersebut.