Hangatnya Solidaritas Keluarga, Adik-Adik Mendiang Vidi Aldiano Setia Dampingi Sheila Dara di Masa Sulit
Rabu, 08 Apr 2026 08:36 WIB
Kabarmalam.com — Duka mendalam akibat kepergian penyanyi berbakat Vidi Aldiano memang menyisakan celah kosong di hati keluarga besarnya. Namun, di balik awan mendung tersebut, terpancar sebuah kekuatan luar biasa yang ditunjukkan oleh adik-adik mendiang demi menguatkan sang kakak ipar, Sheila Dara Aisha.
Harry Kiss, ayahanda Vidi, mengungkapkan rasa harunya melihat kekompakan anak-anaknya. Ia menuturkan bahwa hingga detik ini, Diva dan Vadi—dua adik Vidi—sama sekali tidak membiarkan Sheila Dara sendirian dalam kesedihan di rumahnya yang terletak di bilangan Cipete, Jakarta Selatan.
Kekompakan yang Menyentuh Hati
Kesetiaan adik-adik Vidi ini tidak main-main. Mereka tidak hanya datang berkunjung, tetapi juga memboyong istri masing-masing untuk menginap dan memberikan dukungan moral secara langsung. Meski rumah yang ditempati Sheila tidak terlalu luas, hal itu sama sekali bukan penghalang bagi mereka untuk tetap bersatu di bawah satu atap.
“Diva dan Vadi itu sampai hari ini masih menemani Sheila di rumah Cipete. Saya pribadi merasa sangat senang melihat mereka begitu kompak,” ujar Harry Kiss saat ditemui di kawasan Veteran, Jakarta Selatan.
Harry bahkan sempat menceritakan suasana di dalam rumah yang penuh sesak namun hangat tersebut. Dengan nada seloroh yang penuh rasa syukur, ia menyebut anak-anaknya tidak keberatan tidur di mana saja asalkan bisa terus mendampingi Sheila.
“Rumah Cipete itu kan kecil, saya sampai tidak tahu mereka tidurnya di mana. Ada yang mungkin tidur di dapur juga. Intinya, mereka tidak mau melihat Sheila larut dalam kesedihan sendirian,” tambahnya.
Kehadiran Cucu Pertama Sebagai Pelipur Lara
Selain kehadiran saudara-saudaranya, suasana rumah duka juga sedikit lebih cair berkat kehadiran Meru, putra dari Diva sekaligus cucu pertama Harry Kiss. Bocah cilik ini seolah menjadi oase di tengah padang duka bagi keluarga besar mereka.
“Kehadiran Meru itu hiburan tersendiri bagi kami semua. Dia kan jarang datang, tiba-tiba sekarang sudah besar saja. Cucu pertama itu benar-benar menjadi pelipur lara,” pungkas Harry Kiss menutup pembicaraan.
Aksi nyata yang ditunjukkan keluarga besar ini membuktikan bahwa dukungan emosional adalah fondasi terkuat dalam menghadapi masa-masa tersulit sekalipun. Solidaritas tanpa batas ini diharapkan mampu menjadi energi positif bagi Sheila Dara untuk melangkah ke depan.