Ikuti Kami
kabarmalam.com

Resonansi Abadi Hetty Koes Endang: Mengapa ‘Demi Cinta Ni Ye’ Kembali Menjadi Tren di Era Digital?

Darman | kabarmalam.com
Jumat, 03 Jul 2026 15:33 WIB
Resonansi Abadi Hetty Koes Endang: Mengapa 'Demi Cinta Ni Ye' Kembali Menjadi Tren di Era Digital?

Kabarmalam.com — Di tengah gempuran tren musik modern dan kemunculan talenta baru yang silih berganti, nama Hetty Koes Endang membuktikan bahwa kualitas sejati tidak akan pernah luntur oleh waktu. Sang legenda hidup yang telah mewarnai cakrawala industri musik Tanah Air sejak era 1970-an ini kembali mencuri perhatian publik. Menariknya, bukan sekadar karena sosoknya yang masih bugar, melainkan karena salah satu karya ikoniknya kembali meledak di jagat maya.

Nostalgia yang Menembus Sekat Generasi

Lagu bertajuk “Demi Cinta Ni Ye” mendadak kembali menjadi perbincangan hangat dan digunakan oleh ribuan pengguna di berbagai platform media sosial. Hetty Koes Endang sendiri mengaku terkejut sekaligus sangat bersyukur atas fenomena ini. Saat ditemui di sela-sela kegiatannya di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, penyanyi yang akrab disapa Bunda Hetty ini mengungkapkan rasa takjubnya bisa tetap eksis di tengah hiruk-pikuk persaingan artis masa kini.

Baca Juga  Sentuhan Emosional Etenia Croft: Maknai Waktu dan Kebersamaan dalam Single Terbaru

“Alhamdulillah, hingga detik ini Bunda masih diberikan kesempatan untuk berdiri tegak di dunia yang penuh dengan talenta-talenta muda luar biasa,” tutur pelantun tembang legendaris “Berdiri Bulu Romaku” tersebut dengan raut wajah penuh syukur.

Sihir ‘Line Dance’ dan Pengaruh TikTok

Fenomena viralnya kembali lagu lagu lawas ini ternyata dipicu oleh sebuah gerakan tari atau line dance yang sangat adiktif. Tidak hanya digandrungi oleh kalangan ibu-ibu yang ingin bernostalgia, gerakan tersebut juga menjangkiti anak-anak muda dari Gen Z di platform TikTok.

“Bunda melihat yang membuatnya sangat viral adalah gerakannya. Ada tren line dance yang diikuti ramai-ramai oleh ibu-ibu, dan ternyata anak-anak muda sekarang juga ikut suka. Ini benar-benar di luar ekspektasi Bunda,” lanjutnya. Bagi Hetty, ini adalah bukti bahwa musik yang jujur dan ceria memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai lapisan umur.

Baca Juga  Lika-Liku Awal Pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah: Dari Drama 'Minta Pulang' Hingga Kedewasaan

Dominasi YouTube dan Kecintaan pada Budaya

Selain keberhasilan di media sosial berdurasi pendek, statistik di kanal YouTube pribadinya juga menunjukkan angka yang impresif. Meski lagu-lagu seperti “Berdiri Bulu Romaku” masih memiliki pendengar setia, saat ini “Demi Cinta Ni Ye” menduduki kasta tertinggi dalam daftar lagu yang paling sering diputar. Tak ketinggalan, lagu berbahasa Sunda miliknya yang berjudul “Emut Bae” juga tetap mendapatkan tempat spesial di hati para penggemar fanatiknya.

Menutup perbincangan dengan gaya khasnya yang hangat, musisi senior ini menyampaikan apresiasi terdalamnya kepada para netizen dan penggemar lintas usia yang terus memberikan dukungan. Ia berjanji akan terus berkarya dan menghibur masyarakat selama raga masih mampu.

Baca Juga  Update Kondisi Calvin Dores: Putra Deddy Dores Berangsur Pulih Usai Serangan Jantung Mendadak

“Terima kasih banyak untuk semua fans Bunda. Terus doakan Bunda agar selalu sehat, sehingga insyaallah Bunda bisa terus menghibur kalian semua di mana pun berada,” pungkasnya dengan senyum mengembang.

Tentang Penulis
Darman
Darman