Rahasia Suara Emas Hetty Koes Endang: Ritual Kencur dan Warisan Ramuan Tradisional Sejak Usia 14 Tahun
Jumat, 03 Jul 2026 23:34 WIB
Kabarmalam.com — Di balik kemegahan panggung dan kualitas vokal yang tak pernah pudar oleh waktu, penyanyi legendaris Hetty Koes Endang ternyata menyimpan rahasia sederhana namun sarat akan tradisi leluhur. Sosok yang akrab disapa Bunda Hetty ini baru saja membocorkan ritual khususnya sebelum tampil menghibur para penggemarnya.
Meski statusnya sudah menjadi penyanyi senior papan atas, Hetty tetap disiplin menjaga instrumen terpentingnya, yaitu pita suara. Saat ditemui di Studio Pagi-pagi Ambyar Trans TV, Jakarta Selatan, pelantun lagu ikonik “Berdiri Bulu Romaku” tersebut kedapatan membawa semprotan khusus tenggorokan. Menurutnya, benda kecil itu adalah penyelamat saat harus bernyanyi, bahkan dalam segmen talkshow sekalipun.
Tradisi Mengunyah Kencur Sejak Remaja
Namun, di luar bantuan medis modern, ada satu rahasia unik yang telah dijalani Hetty selama lebih dari setengah abad. Ia mengaku sudah rutin mengunyah kencur sejak usia 14 tahun. Kebiasaan ini bukanlah sekadar tren kesehatan sesaat, melainkan sebuah tradisi yang sudah mendarah daging dalam dirinya.
“Kencur itu sudah tradisi dan sudah dari zaman dulu. Sejak usia Bunda baru 14 tahun, Bunda selalu rutin mengunyah kencur sebelum tampil,” ungkapnya dengan nada penuh semangat. Baginya, kencur adalah elemen wajib yang memberikan kenyamanan tersendiri pada tenggorokannya sebelum mengeluarkan nada-nada tinggi.
Warisan Ramuan dari Sang Ibunda
Menariknya, Hetty menegaskan bahwa kebiasaan mengonsumsi ramuan herbal ini tidak datang begitu saja. Ia mewarisi disiplin ini dari ibu dan neneknya secara turun-temurun. Ia percaya bahwa kearifan lokal dalam bentuk jamu-jamuan memiliki khasiat luar biasa bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Tak berhenti pada kencur, setiap pagi Hetty memiliki rutinitas wajib meminum rebusan rempah. “Pagi-pagi di rumah, asisten selalu menyiapkan rebusan kunyit, jahe, dan temulawak. Itu Bunda minum setiap hari sampai sekarang. Belum lagi tambahan kayu manis dan cengkeh yang direbus bersamaan,” tambahnya menjelaskan detail gaya hidup sehat yang ia anut.
Kualitas Vokal dan Kedisiplinan
Saat ditanya apakah deretan jamu tersebut merupakan kunci utama di balik suaranya yang tetap prima di usia senja, Hetty menanggapi dengan rendah hati. Ia berpendapat bahwa suara yang bagus merupakan anugerah, namun merawatnya adalah bentuk syukur dan tanggung jawab sebagai seorang profesional.
“Ya, tidak serta merta karena kencur saja suara jadi bagus. Banyak penyanyi hebat yang tidak makan kencur. Tapi bagi Bunda, ini adalah bentuk ikhtiar dan kenyamanan pribadi,” tutup sang diva. Ritual ini menjadi bukti nyata bahwa kesuksesan seorang diva Indonesia tidak hanya dibangun di atas bakat, tetapi juga lewat disiplin dan penghormatan terhadap tradisi yang terus dijaga hingga hari ini.