Ikuti Kami
kabarmalam.com

Skandal Nijiro Murakami: Bintang ‘Alice in Borderland’ Akui Lakukan Kekerasan Terhadap Mantan Kekasih

Jurnal | kabarmalam.com
Minggu, 28 Jun 2026 11:04 WIB
Skandal Nijiro Murakami: Bintang 'Alice in Borderland' Akui Lakukan Kekerasan Terhadap Mantan Kekasih

Kabarmalam.com — Kabar mengejutkan datang dari panggung hiburan Negeri Sakura. Sosok aktor berbakat yang melejit lewat peran ikoniknya sebagai Chishiya di serial populer Netflix, Nijiro Murakami, kini tengah menjadi sorotan publik bukan karena prestasinya, melainkan karena kasus hukum yang cukup serius. Ia diduga telah melakukan tindak penganiayaan terhadap mantan kekasihnya, sebuah skandal yang kini telah dilimpahkan ke pihak jaksa penuntut umum.

Kasus ini bermula dari laporan seorang wanita yang pernah tinggal satu atap dengan Nijiro di kawasan Shibuya, Tokyo, pada tahun 2024. Sejak awal tahun ini, wanita tersebut diketahui telah berkonsultasi dengan Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo terkait tindakan kekerasan yang dialaminya. Berdasarkan informasi yang beredar, sang aktor dikabarkan tidak menampik tuduhan tersebut di hadapan penyidik.

Baca Juga  Bad Bunny dan Zara Resmi Luncurkan Koleksi 'Benito Antonio': Perpaduan Streetwear dan High-Fashion yang Ikonik

Detail Penganiayaan yang Mengejutkan

Laporan dari Nikkan Sports mengungkap sisi kelam dari insiden yang terjadi di rumah kediaman sang aktor. Nijiro, yang kini berusia 29 tahun, dituduh melakukan serangkaian tindakan fisik yang brutal, mulai dari menjambak rambut, membenturkan kepala korban ke jendela, hingga melayangkan pukulan ke arah wajah. Akibat dari serangan tersebut, korban dilaporkan mengalami luka serius yang membutuhkan waktu pemulihan medis hingga lebih dari satu bulan.

Dalam sebuah pernyataan yang cukup singkat namun memberatkan, Nijiro dilaporkan mengakui perbuatannya. “Tidak diragukan lagi bahwa saya telah melukainya,” ungkapnya. Meski pengakuan ini telah disampaikan kepada pihak berwenang, baik agensi yang menaunginya maupun Nijiro secara pribadi belum memberikan klarifikasi resmi kepada media maupun penggemarnya secara luas.

Baca Juga  Siap-siap Kalap! 7 Brand Kosmetik Lokal Ini Gelar Promo Payday Gila-gilaan Hingga 70%

Perjalanan Karier dan Dampak Terhadap Proyek Mendatang

Nijiro Murakami bukanlah nama baru di industri film. Sebagai putra dari aktor kawakan Jun Murakami dan penyanyi UA, darah seni memang mengalir deras dalam tubuhnya. Popularitasnya mencapai puncak internasional berkat aktingnya yang memukau dalam serial Alice in Borderland. Namun, perjalanan kariernya memang tidak selalu mulus. Pada tahun 2023 lalu, ia sempat memutuskan untuk mengambil cuti panjang dari dunia akting demi memulihkan kesehatan mental dan fisiknya, yang membuatnya absen dari berbagai acara besar seperti karpet merah Tokyo Revengers 2.

Ironisnya, aktor yang membintangi drama Jepang “Come Come Everybody” ini sebenarnya sedang mempersiapkan diri untuk kembali aktif di tahun 2025 melalui proyek ambisius kolaborasi Singapura-Jepang berjudul Lost and Found. Namun, mencuatnya kasus kekerasan ini seolah menjadi hantaman keras bagi citra publiknya. Di berbagai platform media sosial, gelombang kritik dan kekecewaan dari para penggemar terus mengalir deras.

Baca Juga  Pengakuan Pilu Hera, ART yang Laporkan Erin Wartia Trigina: Alami Trauma Berat dan Luka Fisik

Masa Depan di Ujung Tanduk

Publik kini tengah menanti bagaimana kelanjutan dari kasus hukum ini. Terlebih lagi, Nijiro dijadwalkan hadir dalam pemutaran perdana Strange – Junji Ito’s Strange Stories That Keep You Up at Night pada 3 Juli mendatang. Hingga saat ini, pihak penyelenggara belum memberikan kepastian apakah acara tersebut akan tetap berjalan sesuai rencana atau akan mengalami penundaan menyusul kontroversi yang membelit sang bintang utama. Skandal ini tentunya menjadi pengingat pahit bahwa di balik gemerlap layar kaca, ada realitas yang terkadang jauh dari ekspektasi para penggemar.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com