Choi Woo Shik Terjerat Kontroversi Dugaan Rasisme di Paris Fashion Week 2026, Begini Kronologinya
Sabtu, 27 Jun 2026 19:35 WIB
Kabarmalam.com — Gelaran bergengsi Paris Fashion Week 2026 yang seharusnya menjadi momen penuh gaya bagi Choi Woo Shik, kini justru berubah menjadi pusaran kontroversi. Aktor kenamaan asal Korea-Kanada tersebut mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat maya setelah dituduh melakukan tindakan diskriminatif atau rasisme terhadap seorang penggemar berkulit hitam saat menghadiri acara tersebut.
Peristiwa ini bermula pada Rabu (24/6/2026) waktu setempat, saat Choi Woo Shik hadir sebagai tamu spesial dalam peragaan busana pria untuk label Ami Paris. Bintang film Parasite itu tampil mencolok dengan balutan jaket merah yang dipadukan dengan kemeja putih dan dasi motif garis. Kehadirannya tentu sudah dinanti-nanti oleh massa yang memadati lokasi, bersaing dengan popularitas bintang Asia lainnya seperti Bright Vachirawit dan Tu Tontawan.
Kronologi Tuduhan dari Penggemar
Keriuhan pecah setelah seorang pengguna TikTok dengan akun @triciampisi mengunggah pengalaman pahitnya. Ia mengklaim bahwa sang aktor Korea tersebut secara sengaja mengabaikannya, padahal ia berdiri tepat di barisan depan barikade dengan membawa poster besar bergambar wajah Choi Woo Shik.
“Dia melihat posterku lalu membuang muka, tapi dia tetap berjalan ke arah kami. Dia berdiri persis di depanku, benar-benar di depan mataku, namun dia sama sekali tidak melakukan kontak mata,” ungkap penggemar tersebut dalam videonya yang kini telah ditonton lebih dari 2,9 juta kali.
Lebih lanjut, ia merasa diperlakukan tidak adil karena Choi Woo Shik justru memberikan tanda tangan kepada orang-orang di sebelah kiri dan di belakangnya, namun melompati dirinya. “Aku adalah satu-satunya orang berkulit hitam di barisan itu. Semua wanita di sekitarku memiliki warna kulit yang berbeda dariku,” tambahnya dengan nada kecewa.
Reaksi Netizen dan Pembelaan Penggemar Lain
Unggahan tersebut memicu gelombang kritik di akun Instagram pribadi Choi Woo Shik. Banyak netizen yang menyayangkan sikap dingin sang aktor. Namun, di tengah badai kecaman, tak sedikit pula penggemar yang pasang badan dan memberikan sudut pandang berbeda mengenai situasi di Paris Fashion Week tersebut.
Beberapa bukti video lain mulai bermunculan di platform X (dahulu Twitter), menunjukkan bahwa Choi Woo Shik sebenarnya sempat berinteraksi hangat, termasuk memberikan tanda tangan dan membuat simbol hati (heart sign) dengan penggemar berkulit hitam lainnya di acara yang sama. Sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa kondisi sang aktor saat itu memang tampak sangat kelelahan akibat jet lag yang parah dan cuaca panas yang menyengat di Paris.
“Jika Anda memperhatikan dengan seksama, dia terlihat sangat letih dan sempat berujar dalam wawancara bahwa ia ingin segera tidur karena perbedaan waktu. Dia mengenakan pakaian berlapis di tengah gelombang panas, yang tentu mempengaruhi kondisinya,” tulis salah satu akun penggemar yang berusaha meredam suasana.
Rekam Jejak Choi Woo Shik
Sebagai catatan, Choi Woo Shik sebelumnya dikenal sebagai salah satu publik figur yang mendukung kesetaraan. Pada tahun 2020, ia tercatat ikut berpartisipasi dalam gerakan global Blackout Tuesday sebagai bentuk solidaritas terhadap isu anti-rasisme. Hal inilah yang membuat sebagian publik ragu bahwa sang bintang drama Korea tersebut melakukan tindakan rasisme secara sengaja.
Hingga berita ini diturunkan, baik Choi Woo Shik maupun pihak agensi yang menaunginya belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden yang mencoreng namanya di panggung mode internasional tersebut. Publik kini menanti klarifikasi agar spekulasi tidak semakin liar dan merusak reputasi sang aktor yang sedang berada di puncak karier.