Perjuangan Hidup Calon Ratu Norwegia: Putri Mette-Marit Sukses Jalani Transplantasi Paru-paru
Kamis, 18 Jun 2026 10:34 WIB
Kabarmalam.com — Kabar melegakan akhirnya datang dari lingkungan Istana Oslo. Setelah bertahun-tahun berjuang dalam sunyi melawan penyakit yang menggerogoti pernapasannya, Putri Mahkota Norwegia, Mette-Marit, dilaporkan telah berhasil menjalani operasi transplantasi paru-paru. Prosedur medis tingkat tinggi ini menjadi titik balik penting bagi sang calon ratu dalam upayanya meraih kembali kualitas hidup yang sehat.
Pihak Kerajaan Norwegia mengonfirmasi bahwa operasi tersebut dilaksanakan di Rikshospitalet, salah satu rumah sakit terkemuka di Oslo. Are Holm, Kepala Departemen Paru-paru di rumah sakit tersebut, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran prosedur tersebut. Menurutnya, kondisi kesehatan Mette-Marit menunjukkan perkembangan yang sangat positif pasca-operasi.
Melawan Fibrosis Paru Sejak 2018
Perjalanan medis Putri Mette-Marit bukanlah hal baru bagi publik. Sejak didiagnosis menderita fibrosis paru kronis pada tahun 2018, perempuan berusia 52 tahun ini harus membatasi banyak agenda kenegaraan. Penyakit ini secara perlahan merusak jaringan paru-paru, menciptakan jaringan parut yang membuat setiap embusan napas menjadi perjuangan yang berat.
Awal bulan ini, tekanan terhadap kondisi kesehatannya mencapai puncaknya hingga pihak istana memutuskan untuk menempatkan namanya dalam daftar tunggu transplantasi. Beruntung, donor yang tepat segera ditemukan, memungkinkan tim dokter untuk segera bertindak demi menyelamatkan nyawa sang putri.
Dukungan Setia dari Pangeran Haakon
Di tengah masa pemulihan yang diprediksi akan memakan waktu berminggu-minggu, Putra Mahkota Haakon menunjukkan dedikasi luar biasa sebagai suami. Pewaris takhta Norwegia tersebut dikabarkan telah merombak total jadwal kegiatannya agar bisa mendampingi istrinya selama masa kritis di rumah sakit. Pihak istana menegaskan bahwa informasi lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan kerajaan hanya akan dirilis setelah Mette-Marit diizinkan pulang ke kediamannya.
Ujian di Tengah Prahara Keluarga
Keberhasilan operasi ini seolah menjadi oase di tengah badai yang sedang menerpa Keluarga Kerajaan Norwegia. Sebagaimana diketahui, Mette-Marit baru-baru ini harus menghadapi tekanan mental yang berat akibat kasus hukum yang menjerat putra sulungnya, Marius Borg Høiby. Marius dijatuhi hukuman empat tahun penjara atas kasus berat, termasuk pemerkosaan, yang meskipun ia bantah, tetap mencoreng citra istana.
Tak hanya itu, bayang-bayang masa lalu terkait hubungannya dengan mendiang Jeffrey Epstein juga sempat kembali mencuat ke permukaan, memaksa sang putri untuk mengeluarkan permohonan maaf secara terbuka pada Februari lalu. Kombinasi antara masalah kesehatan fisik yang menurun dan beban psikologis dari skandal keluarga menjadikan periode ini sebagai salah satu masa tersulit dalam hidup calon ratu tersebut.
Kini, dengan paru-paru yang baru, masyarakat Norwegia berharap Mette-Marit dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali menjalankan tugas-tugas kenegaraan dengan semangat baru, meninggalkan segala kemelut yang sempat menyelimuti perjalanannya beberapa waktu terakhir.