Ikuti Kami
kabarmalam.com

Olahraga Pagi vs Malam: Mana yang Lebih Efektif? Intip Rahasia Waktu Terbaik Menurut Para Ahli

Jurnal | kabarmalam.com
Jumat, 24 Apr 2026 06:09 WIB
Olahraga Pagi vs Malam: Mana yang Lebih Efektif? Intip Rahasia Waktu Terbaik Menurut Para Ahli

Kabarmalam.com — Perdebatan mengenai kapan waktu paling ideal untuk berolahraga seolah tidak pernah menemui titik temu. Sebagian orang bersumpah bahwa bangun di fajar hari adalah kunci metabolisme maksimal, sementara yang lain merasa tubuh mereka baru benar-benar ‘bangun’ saat matahari mulai terbenam. Lantas, apakah sains memiliki jawaban pasti?

Bukan Soal Jam, Tapi Soal Kebutuhan Tubuh

Menurut Sowon Jang, seorang fisioterapis dan spesialis pilates kawakan di The Hundred Wellness Centre Dubai, anggapan bahwa ada satu waktu ‘ajaib’ yang berlaku untuk semua orang hanyalah mitos. Rahasia sebenarnya terletak pada sinkronisasi antara jenis aktivitas fisik dengan jam biologis masing-masing individu.

“Waktu terbaik harus disesuaikan dengan jenis gerakan yang Anda lakukan serta kondisi fisik pada hari tersebut,” ungkap Jang. Ia menyarankan agar olahraga pagi lebih difokuskan pada aktivitas yang bersifat restoratif dan terkontrol, seperti pilates atau yoga, agar tubuh tidak merasa terkejut atau kewalahan di awal hari.

Baca Juga  Transformasi Tubuh dalam 4 Minggu: Panduan Jalan Kaki Efektif Agar Celana Cepat Melonggar

Manfaat Emas di Pagi Hari

Bagi Anda yang gemar menyapa matahari, berolahraga di pagi hari menawarkan keunggulan dalam hal konsistensi dan kejernihan mental. Aktivitas fisik di awal hari terbukti mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu pikiran menjadi lebih tajam sebelum menghadapi tumpukan pekerjaan.

Selain itu, Dr. Louise Rix menyoroti pentingnya paparan cahaya alami terhadap jam biologis manusia. “Melakukan aktivitas di pagi hari dapat memperkuat ritme sirkadian, yang sangat krusial bagi Anda yang sering berjuang dengan masalah pola tidur,” jelasnya. Dengan kata lain, olahraga pagi bukan sekadar soal membakar kalori, tapi juga tentang menata ulang sistem tubuh Anda.

Kekuatan dan Pelepasan Stres di Malam Hari

Di sisi lain, olahraga malam memiliki pesonanya sendiri. Banyak ahli berpendapat bahwa suhu tubuh manusia mencapai puncaknya pada sore menjelang malam, yang berarti otot berada dalam kondisi paling lentur dan kuat. Ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan latihan beban atau aktivitas dengan intensitas yang sedikit lebih tinggi.

Baca Juga  Ramalan Zodiak 12 April: Strategi Bijak Capricorn hingga Ketegasan Pisces Menghadapi Risiko

Namun, ada satu catatan penting: hindari olahraga berat yang dapat memicu lonjakan hormon kortisol sesaat sebelum tidur. Hormon stres ini dapat mengganggu kualitas istirahat Anda. Sebagai alternatif, pilihlah aktivitas berintensitas rendah seperti berenang santai atau berjalan kaki untuk melepas penat setelah seharian bekerja.

Kunci Utama: Sinkronisasi dengan Gaya Hidup

Dr. Jinelle D’souza menekankan bahwa efektivitas olahraga tidak akan maksimal tanpa dukungan faktor internal lainnya. Tubuh memerlukan asupan nutrisi seimbang dan waktu tidur yang cukup untuk bisa pulih dan berkembang. Tanpa kedua hal ini, kapan pun Anda berolahraga, tubuh justru akan merasa terbebani.

Pada akhirnya, Dr. Rix menegaskan bahwa faktor penentu bukanlah pada jarum jam, melainkan pada keberlanjutan. “Apakah jenis dan waktu olahraga tersebut sesuai dengan gaya hidup Anda? Itulah pertanyaan utamanya,” pungkasnya. Konsistensi tetap menjadi pemenang dalam perjalanan menuju kesehatan yang optimal. Jadi, apakah Anda tim pagi atau tim malam? Semua kembali pada ritme hidup yang Anda pilih.

Baca Juga  Dilema Karbohidrat: Benarkah Nasi Merah Lebih 'Sakti' untuk Diet Ketimbang Nasi Putih?
Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com