Kreatif! Di Tengah Sulitnya Cari Kerja, Wanita Asal Jakarta Ini Viral Tawarkan Jasa Teman Jalan hingga Jaga Anak
Senin, 15 Jun 2026 08:04 WIB
Kabarmalam.com — Fenomena sulitnya menembus pasar kerja formal saat ini melahirkan beragam inovasi unik dari masyarakat untuk tetap bertahan hidup. Salah satu yang tengah menjadi sorotan adalah aksi Lilis Anita Nuraini, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Jelambar, Jakarta Barat, yang mendadak viral setelah menawarkan jasa bantuan harian melalui media sosial pribadinya.
Melalui akun Instagram @lilisviginia, wanita berusia 33 tahun ini mempromosikan layanan yang sangat fleksibel demi menjawab kebutuhan gaya hidup masyarakat urban yang serba cepat namun sering kali merasa kesepian atau kewalahan dengan urusan domestik. Di tengah narasi ‘In This Economy’ yang sering digaungkan netizen, langkah Lilis dianggap sebagai bentuk kemandirian yang inspiratif sekaligus refleksi dari ketatnya persaingan lowongan kerja saat ini.
Menjemput Bola di Tengah Keterbatasan
Lilis mengakui bahwa keputusannya untuk membuka jasa ‘palugada’ (apa lu mau gue ada) ini bukan tanpa alasan. Sebagai lulusan SMA, ia merasakan sendiri betapa dinding persyaratan kerja saat ini begitu tinggi, mulai dari batasan usia, tuntutan pengalaman, hingga tingkat pendidikan.
“Mencari pekerjaan di zaman sekarang sangat susah karena dibatasi umur, pengalaman, dan pendidikan,” ungkap Lilis saat berbagi ceritanya. Alih-alih menyerah pada keadaan, ia terinspirasi dari tren yang sering lewat di halaman utama (FYP) media sosialnya, di mana banyak orang mulai menciptakan peluang usaha mandiri untuk menyambung hidup.
Layanan Unik: Dari Jaga Bayi hingga Teman Curhat
Layanan yang ditawarkan Lilis tergolong sangat beragam dan personal. Beberapa poin jasa yang ia tawarkan antara lain:
- Menjadi teman jalan bagi mereka yang enggan pergi sendirian ke mall atau acara tertentu.
- Menjaga bayi atau anak saat orang tua membutuhkan waktu istirahat atau me time.
- Membantu urusan domestik seperti merapikan rumah (beberes), packing barang, hingga bersih-bersih.
- Layanan lain yang bisa disesuaikan dengan permintaan pelanggan (by request).
Inovasi ini segera mendapat respon luas dari warganet. Unggahannya telah ditonton lebih dari 84,3 ribu kali dan memancing beragam reaksi. Sebagian besar netizen memuji keberaniannya, namun tidak sedikit pula yang mengingatkan Lilis untuk selalu waspada terhadap potensi masalah keamanan atau modus kejahatan yang mungkin mengintai pekerja lepas di dunia maya.
Tarif Terjangkau untuk Masyarakat Urban
Meski bekerja secara mandiri, Lilis tetap profesional dalam menetapkan standar harga. Ia mematok tarif yang cukup kompetitif untuk kantong masyarakat Jakarta. Jasa serba bisanya dibanderol dengan harga Rp 25.000 per jam. Bagi yang membutuhkan bantuan dalam durasi panjang, tersedia paket hemat sebesar Rp 180.000 untuk 8 jam kerja, di luar biaya transportasi.
Lilis menegaskan bahwa ia sangat selektif dalam menerima tawaran yang masuk melalui DM Instagram-nya. Faktor keamanan tetap menjadi prioritas utamanya. “Meskipun tetap harus hati-hati karena zaman sekarang banyak sekali penipuan. Tapi saya senang menjalaninya, terlebih apabila ada yang mau memakai jasa saya. Selama semua halal, insya allah saya kerjakan,” pungkasnya penuh semangat.
Kisah Lilis memberikan perspektif baru bahwa di tengah sempitnya peluang usaha konvensional, kreativitas dan keberanian untuk menawarkan keahlian sederhana pun bisa menjadi solusi ekonomi yang menjanjikan.