Langkah Berani Onitsuka Tiger: Melepaskan Diri dari Bayang-bayang Asics demi Takhta Fashion Dunia
Jumat, 12 Jun 2026 17:35 WIB
Kabarmalam.com — Dinamika industri alas kaki dunia kembali diguncang oleh kabar besar dari negeri Sakura. Brand ikonik yang identik dengan garis klasiknya, Onitsuka Tiger, bersiap untuk mengepakkan sayap lebih lebar dengan memisahkan diri dari perusahaan induknya, Asics. Langkah strategis ini diambil di tengah gelombang antusiasme masyarakat global terhadap tren sneakers retro yang seolah tidak ada matinya.
Transformasi Menjadi OT Group
Bukan sekadar perubahan administrasi biasa, restrukturisasi ini menandai babak baru bagi Onitsuka Tiger untuk berdiri sebagai entitas yang lebih independen. Berdasarkan laporan resmi yang dihimpun dari Japan Times, Asics berencana mengalihkan seluruh lini bisnis brand legendaris ini ke bawah naungan entitas baru bernama OT Group. Jika sesuai jadwal, proses transisi besar ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada 1 Januari 2027.
Keputusan untuk melakukan spin-off ini didasari oleh keinginan perusahaan untuk memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi Onitsuka Tiger. Dengan struktur yang lebih mandiri, mereka diharapkan mampu merespons perubahan pasar fashion lifestyle dengan lebih gesit, inovatif, dan relevan tanpa harus terbelenggu oleh birokrasi korporasi yang lebih besar.
Dari Lintasan Olahraga Menuju Panggung Runaway
Perjalanan Onitsuka Tiger memang tergolong luar biasa. Berawal dari sepatu olahraga teknis, brand ini berhasil bertransformasi menjadi simbol gaya hidup kelas atas. Popularitasnya meledak secara sinematik saat siluet ikoniknya muncul dalam film ‘Kill Bill’, menghiasi kaki Uma Thurman di bawah arahan Quentin Tarantino. Sejak saat itu, citra Onitsuka Tiger bergeser dari sekadar sepatu lari menjadi sebuah statement fashion yang prestisius.
Eksistensi mereka di dunia mode semakin dipertegas melalui kolaborasi apik dengan rumah mode papan atas. Setelah sukses menjalin kemitraan dengan Givenchy, baru-baru ini Onitsuka Tiger juga menggandeng Versace untuk melahirkan koleksi eksklusif yang debut di Milan Fashion Week. Strategi ini membuktikan bahwa sepatu Onitsuka Tiger kini telah sejajar dengan barang-barang mewah lainnya.
Pertumbuhan Bisnis yang Impresif
Meskipun sempat melakukan penutupan beberapa gerai ritel di Amerika Utara pada tahun 2023, hal tersebut rupanya merupakan bagian dari strategi reposisi merek yang terencana. Onitsuka Tiger kini lebih memilih untuk tampil eksklusif. Salah satu bukti nyata dari ambisi global mereka adalah pembukaan flagship store megah di kawasan prestisius Champs-Élysées, Paris.
Secara finansial, performa mereka pun tidak main-main. Pada kuartal pertama tahun ini, penjualan Onitsuka Tiger tercatat melonjak hingga 34 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa pesona industri fashion berbasis desain klasik masih memiliki daya tarik yang luar biasa di mata konsumen global. Dengan kemandirian yang segera diraih, Onitsuka Tiger kini menatap masa depan bukan sekadar sebagai produsen sepatu, melainkan sebagai pemain kunci yang akan mendikte tren gaya hidup dunia.