Mada Bedah Fenomena ‘Orang Ketiga’ dalam Single Terbaru ‘Piala’, Sebuah Eksplorasi Musik yang Berani
Jumat, 05 Jun 2026 15:34 WIB
Kabarmalam.com — Belantika musik Tanah Air kembali diramaikan oleh karya terbaru dari solois berbakat, Mada. Memasuki babak baru dalam perjalanan karirnya, Mada resmi meluncurkan single kedelapannya yang bertajuk “Piala”. Karya ini tidak hanya sekadar menambah diskografi sang penyanyi, tetapi juga menjadi bukti kedewasaannya dalam meramu narasi yang lebih berani dan mendalam.
Kolaborasi Emosional Bersama Iqbal Afifi
Dalam proyek terbarunya ini, Mada tidak tampil sendirian. Ia menggandeng Iqbal Afifi sebagai featured artist untuk memberikan dimensi vokal yang lebih kaya. Masih bernaung di bawah label rekaman Dua Suara Media, musik Indonesia kembali disuguhi sebuah karya yang memadukan teknik vokal mumpuni dengan aransemen yang matang.
Jika sebelumnya pendengar mengenal Mada lewat lagu-lagu bertema keseharian yang melankolis seperti “Rela Kau Dengannya” atau “Persinggahan Terakhir”, kali ini ia menawarkan perspektif yang berbeda. “Piala” hadir dengan sudut pandang yang lebih kritis terhadap realita sosial yang tengah berkembang.
Terinspirasi dari Isu Perselingkuhan di Kalangan Publik Figur
Proses kreatif lagu “Piala” diakui Mada lahir dari momen-momen reflektif saat dirinya sedang memetik gitar. Perhatiannya kemudian teralihkan pada hiruk-pikuk pemberitaan mengenai fenomena sosial kehadiran orang ketiga dalam rumah tangga, atau yang akrab disapa istilah pelakor, khususnya yang melibatkan tokoh-tokoh publik dan sempat viral di masyarakat.
“Dari kegelisahan itulah saya menemukan sudut pandang baru untuk mengembangkan cerita dalam lagu ‘Piala’. Kolaborasi vokal dengan Iqbal Afifi di sini sangat krusial, karena ia berhasil menambah kedalaman emosi yang ingin saya sampaikan,” ungkap Mada dalam sesi wawancara eksklusif.
Eksperimen Genre dan Filosofi Bermusik
Secara musikalitas, “Piala” tetap berpijak pada genre pop, namun Mada memberikan sentuhan eksploratif dengan menyisipkan elemen rock dan jazz. Karakter musiknya ini tidak lepas dari pengaruh musisi-musisi legendaris yang menjadi inspirasinya, mulai dari raja pop dunia Michael Jackson, hingga maestro lokal seperti Melly Goeslaw dan grup musik legendaris Sheila On 7.
Bagi Mada, merilis sebuah lagu bukan hanya soal hiburan semata atau mengejar angka di tangga lagu. Ia memiliki visi bahwa setiap karya harus mampu menjadi jembatan untuk berbagi pengalaman hidup dan hikmah kepada para pendengarnya.
“Tujuan utama saya terjun ke dunia penyanyi solo dan terus berkarya adalah untuk berbagi rasa, pikiran, dan pelajaran hidup. Saya ingin nada dan lirik yang saya ciptakan bisa memberikan makna lebih bagi siapa pun yang mendengarnya,” pungkas Mada menutup percakapan.
Kini, “Piala” sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital, membawa pesan mendalam tentang loyalitas dan realita pahit di balik sebuah hubungan.