Bukan Berniat Jahat, Eks ART Erin Taulany Buka Suara Soal Tudingan Umbar Privasi Anak
Jumat, 05 Jun 2026 07:34 WIB
Kabarmalam.com — Ketegangan antara Rien Wartia Trigina, atau yang lebih akrab disapa Erin, dengan mantan asisten rumah tangganya (ART), Herawati, kian memanas. Setelah dituding melakukan pelanggaran privasi anak dengan mengunggah konten tanpa izin, Herawati akhirnya muncul ke publik untuk memberikan klarifikasi dan membela diri atas tuduhan tersebut.
Dalih Euforia dan Kagum pada Keluarga Artis
Dalam keterangannya, Herawati menegaskan bahwa unggahan berupa foto dan video anak-anak Erin dan Andre Taulany di akun media sosial miliknya sama sekali tidak didasari niat buruk. Ia mengaku apa yang dilakukannya hanyalah bentuk rasa senang dan kekaguman karena bisa berinteraksi langsung dengan keluarga publik figur kenamaan.
“Saya sudah menjelaskan kalau itu hanya bercanda, dan saat meminta foto pun saya sebenarnya sudah izin. Masalah konten kartun itu pun murni candaan karena saya merasa senang bisa bertemu langsung dengan anak artis,” ungkap Herawati saat menggelar konferensi pers di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Herawati juga menambahkan bahwa hobinya bermain media sosial, terutama platform TikTok, sudah ia geluti jauh sebelum dirinya bekerja di kediaman mantan istri Andre Taulany tersebut. Ia tidak pernah menyangka jika konten yang ia anggap remeh justru memicu amarah besar dari pihak Erin.
Sikap Manusiawi di Lingkungan Selebritas
Pembelaan senada juga datang dari kuasa hukum Herawati, Deolipa Yumara. Menurut Deolipa, apa yang dilakukan kliennya adalah reaksi yang sangat manusiawi, yang ia istilahkan sebagai bentuk ‘euforia’ ketika seseorang bekerja di lingkungan selebritas.
“Namanya orang bekerja di tempat artis, pasti ada rasa bangga dan senang, itu namanya euforia. Saya rasa siapa pun, termasuk saya, jika bekerja di tempat publik figur pasti akan merasakan hal yang sama,” jelas Deolipa. Meski begitu, ia menyadari adanya jurang perbedaan persepsi antara majikan dan pekerja terkait batasan privasi dalam sebuah rumah tangga.
Saling Lapor dan Upaya Penjernihan Masalah
Konflik ini kini bukan lagi sekadar urusan domestik, melainkan telah merembet ke ranah hukum. Perseteruan bermula saat Herawati melaporkan dugaan penganiayaan ringan yang dilakukan Erin terhadapnya ke Polres Metro Jakarta Selatan. Tak tinggal diam, pihak Erin membalas dengan melaporkan Herawati atas dugaan pelanggaran UU ITE, pencemaran nama baik, serta akses data pribadi tanpa izin.
Pihak kuasa hukum Herawati berharap perselisihan ini bisa diselesaikan dengan komunikasi yang lebih sehat. “Inilah yang kami sebut sebagai kesalahpahaman. Tugas kami sebagai kuasa hukum adalah untuk menjernihkan masalah ini agar tidak terus berlarut-larut dalam aksi saling lapor,” tutup Deolipa.