Transformasi Enno Lerian: Berawal dari “Pelarian” di Masa Pandemi, Kini Sukses Jadi Pebisnis Kuliner
Selasa, 19 Mei 2026 20:35 WIB
Kabarmalam.com — Pandemi COVID-19 yang sempat melumpuhkan dunia beberapa tahun lalu ternyata menjadi titik balik bagi banyak orang, tak terkecuali bagi mantan penyanyi cilik ternama, Enno Lerian. Siapa sangka, berawal dari sekadar mengisi waktu luang di dapur saat harus berdiam diri di rumah, Enno kini justru sukses membangun usaha kuliner yang diminati banyak orang.
Perempuan yang kini berusia 42 tahun tersebut menceritakan bahwa intensitasnya berada di dapur meningkat drastis sejak tahun 2020. Jika sebelumnya memasak hanya sekadar rutinitas biasa, situasi pandemi memaksanya untuk lebih kreatif dalam menyajikan hidangan bagi keluarga tercinta.
Titik Balik di Balik Meja Dapur
“Aku benar-benar jadi sering sekali di dapur, 100 persen setiap hari itu sejak era COVID saja. Pandemi memang benar-benar mengubah keadaan dan kebiasaan banyak orang, termasuk aku,” ungkap Enno saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan baru-baru ini. Ia mengakui bahwa sebelum pandemi melanda, ia sebenarnya sudah bisa memasak, namun belum menemukan gairah atau passion yang mendalam pada aktivitas tersebut.
Kekhawatiran akan kebersihan jajanan di luar saat pandemi menjadi pemicu utama Enno untuk mengeksplorasi resep masakan. Keharusan menyediakan makanan sehat untuk anak-anak di rumah akhirnya membuat kemampuannya mengolah bahan makanan semakin terasah tajam. Tak disangka, keterpaksaan itu justru berubah menjadi hobi yang ia nikmati hingga saat ini.
Melanjutkan Warisan Keluarga: Dari Bebek ke Puding
Visi Enno untuk memiliki bisnis keluarga sebenarnya sudah lama ia diskusikan bersama sang suami. Menariknya, dunia kuliner bukanlah hal baru bagi keluarga besar Enno. Sejak tahun 2011, orang tuanya sudah merintis usaha bebek goreng. Enno bahkan mengenang masa-masa awal tahun 2013 saat ia dan suaminya turun tangan langsung membantu mengantar pesanan ke pelanggan karena layanan transportasi daring belum sepopuler sekarang.
Namun, kejutan sesungguhnya justru datang dari menu yang berbeda, yakni puding. Enno bercerita bahwa setahun lalu, seorang sahabat mendesaknya untuk menjual puding buatannya sendiri. Awalnya, ia merasa kurang percaya diri jika masakannya dinikmati oleh orang asing di luar lingkaran pertemanannya.
Keberanian Membuka Pre-Order
“Waktu momen Lebaran, aku sempat kirim hampers puding ke beberapa orang dekat. Ternyata responsnya luar biasa. Banyak yang bertanya kapan puding itu mulai dijual secara resmi,” tuturnya dengan nada antusias. Dorongan kuat dari para pengikutnya di media sosial serta dukungan teman-teman terdekat akhirnya meruntuhkan rasa tidak percaya dirinya.
Sejak pertengahan tahun lalu, Enno pun memberanikan diri membuka sistem pre-order untuk produk pudingnya. Meski awalnya dimulai dengan langkah kecil dan penuh percobaan, sambutan hangat dari para pelanggan membuktikan bahwa hobi masak yang ia tekuni di tengah krisis pandemi kini telah bertransformasi menjadi ladang bisnis yang menjanjikan.
Kisah Enno Lerian ini menjadi bukti nyata bahwa dari situasi yang sulit sekalipun, kreativitas dan ketekunan bisa melahirkan peluang baru yang tak terduga. Kini, Enno tidak hanya dikenal sebagai sosok penghibur di layar kaca, tetapi juga sebagai ibu rumah tangga inspiratif yang sukses memutar roda ekonomi melalui keahlian tangannya di dapur.